Rasa Kecewa Pecinta Real Madrid

Real Madrid adalah salah satu klub sepak bola bonafit dunia. Klub ini dikenal dengan klub para bintang, dimana klub ini sering membeli  pemain-pemain bintang dari klub lain. Hal ini menjadi salah satu faktor bagi real madrid untuk bertambahnya supporter dan pecinta klub ini. Selain dari itu, performa dari laga-laga cemerlang Real Madrid juga menjadikan klub ini menjadi klub sepak bola ternama di dunia.

Christiano Ronaldo
                        Christiano Ronaldo

Bintang utama dari klub ini adalah Christiano Ronaldo. Pemain berparas rupawan, bertubuh gagah, sekaligus memiliki performa permainan yang sempurna. Penggemar bintang ini tidak hanya datang dari para pecinta olah raga bola saja. Pamor bintang satu ini sudah sama seperti selebriti dunia, para kaum adam dan hawa sangat menyukai bintang ini.

Namun akhir-akhir ini, adanya hal-hal yang membuat kecewa penggemar dari klub asal bintang ini yaitu Real Madrid. Para penggemar Real Madrid harus merelakan kepulangan team portugal dari piala dunia 2018 yang salah satu pemain di dalamnya adalah Christiano Ronaldo. Hal ini memang terasa berat, namun para supporter mengaku cukup puas karena performa Christiano Ronaldo selama piala dunia 2018 dinilai sangat baik.

Selain dari itu, beberapa hari belakangan ini beredar kabar bahwa Christiano Ronaldo akan bermigrasi ke klub lain. Klub transfer yang dikabarkan adalah Juventus. Meski belum ada kepastian, Namun Juventus telah mengakui bahwa proses transfer Christiano Ronaldo sedang dalam proses mediasi. Hal inilah yang benar-benar menambah rasa kekecewaan para supporter dari Real Madrid yang sering menyebut diri mereka Madridtista. Christiano Ronaldo benar-benar sangat bermakna bagi para pecinta Real Madrid.

Alasan Zidane Mengundurkan Diri Dari Madrid

John Toshack pernah menggambarkan ketika melihat  ruang ganti di Santiago Bernabeu sebagai seperti menuju ke Baghdad. Jose Mourinho mengeluh bahwa para pemain Real Madridnya telah menusukkan “pisau di punggungku” dan bersumpah untuk menemukan “tikus” yang membocorkan berita tim ke media, meludah

“Aku merasa muak dan lelah terhadap kalian semua” sebelum melemparkan botol ke dinding dan menyerbu keluar. Pelatih gawangnya mengatakan kepada Jerzy Dudek bahwa pengalaman Mourinho di sana “meninggalkan bekas luka di jiwanya” dan entah bagaimana, dia tidak pernah sama sejak itu.


Adapun Rafa Benitez, dia meninggalkan klub yang dia selalu dukung merasa dibakar dan tidak dicintai. Pada pagi hari setelah pemecatannya setelah media sudah tahu, Benitez masih tidak tahu, dewan mendorongnya keluar tanpa kata. Tidak ada yang benar-benar menyesali kepergiannya; beberapa di ruang ganti memutuskan dia tidak baik untuk mereka sedini pramusim. Di belakang punggungnya, para pemain secara sarkastik menyebutnya sebagai “The 10.” Intinya adalah, tentu saja, bahwa dia tidak. Dia belum pernah bermain dan tidak pernah bisa “mendapatkan” mereka. Ketika dia memberi tahu mereka cara menendang bola, mereka tidak menyukainya, jika mereka tidak menertawakannya.

Zinedine Zidane adalah Nomor 10. Ketika Benitez dipecat dan diganti dengan tergesa-gesa pada Januari 2016, ada keheningan. Seolah-olah dia belum pernah ada di sana sama sekali. Tidak ada harapan baik dan tidak, terima kasih, tidak ada: tidak ada apa-apa dari dewan dan hampir tidak ada apa-apa dari para pemain. Kontrasnya kejam. Ketika Carlo Ancelotti pergi, klub mungkin sudah dingin, tetapi pesan-pesan dari skuad membanjiri, satu “gracias, mister” setelah yang lain.

Ketika Zinedine Zidane meninggalkan pekerjaan pada Kamis pagi, itu terjadi lagi: kata-kata pujian dan syukur segera mengalir. Masuk akal: hubungan itu sebagian besar baik dan bersama-sama mereka telah memenangkan semuanya; kedua hal itu mungkin tidak sepenuhnya tidak berhubungan.

Bersama Zidane, Real Madrid menikmati era paling sukses dalam sejarah sepak bola modern. Tidak ada tim yang memenangkan Liga Champions secara berturut-turut; tidak ada tim yang memenangkan tiga Piala Eropa berturut-turut selama 40 tahun. Zidane melakukan keduanya dalam waktu kurang dari tiga tahun.

Dan kemudian dia memutuskan untuk pergi, di bagian paling atas. Dia melakukan itu sebagian karena dia bisa keputusannya diambil ketika dia menginginkannya. Kebanyakan manajer di Madrid tidak mendapatkan pilihan itu keputusan dibuat untuk mereka. Seperti yang pernah diakui Ancelotti  dipecat adalah bagian dari pekerjaan, terutama di Santiago Bernabeu

 

Ronaldo Indikasikan Hengkang Setelah Antarkan Madrid Juara UCL Ke-13

Sebuah pernyataan menarik  datang usai mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo menyebutkan jika ia akan menentukan masa depannya  di Real Madrid usai berhasil menghantarkan Los Blancos meraih Liga Champions ke tiga belas [ La Desimotercera] dengan mengalahkan wakil asal Inggris Liverpool di partai final.

Pada pertandingan tersebut Madrid berhasil menang dengan skor 3-1 yang tercipta melalui gol Karim Benzema dan dua gol Spektakuler Gareth Bale, sedangkan Liverpool hanya berhasil membalas melalui gol tunggal Sadio Mane.

Cr7 sendiri berhasil mencatatkan sejarah dengan berhasil membaewa klub Ibu kota Spanyol tersebut menjuarai Liga Champions sebanyak tiga kali beruntun.

Ketika peluit tanda pertandingan usai dengan gamplangnya Ronaldo berbicara kepada sebuah media ketika di mintai keterangan mengenai kemenangan yang di raih oleh klubnya. Ronaldo bahkan mengungkapkan dengan pernyataan kontroversial mengenai masa depannya di klub.

Ronaldo semacam mengindikasikan jika dirinya akan segera keluar dari Madrid, mengingat ia telah berhasil membawa klubnya tersebut meraih banyak kesuksesan terutama di ajang Eropa.

‘’Sungguh sangat luar bisa berhasil menjuarai Liga Champions tiga kalin berutun, ini merupakan momen yang sangat langka. Kami benar benar bahagia bisa merasakan momen ini, terlebih tidak ada tim yang mampu menjuarai ajang ini dengan menjuarai beruntun sebanyak tiga kali.’’ ucap Ronaldo.

‘’Saya pikir saya akan segera menentukan masa depan saya dalam beberapa hari mengingat apa yang telah banyak saya lakukan untuk klub ini’’ sambung penyerang asal Portugal tersebut.

‘’Madrid merupakan klub besar bagi saya, dan kami telah banyak mendapatkan momen momen indah yang banyak, kita akan  melihatnya dimasa depan.’’ tutup Ronaldo.

Dengan pernyataan tersebut tampaknya Ronaldo sudah mempertimbangkan matang matang untuk hengkang dari klub yang pernah membuatnya menjadi pemain termahal dunia pada 2009 yang lalu. Dan banyak yang memprediksi jika CR7 akan kembali bersama dengan mantan bekas klubnya yakni Manchester United, klub asal Inggris tersebut memang kerap di kait kaitkan dengan kepulangan sang Mega bintang, apalagi mengingat Manchester United tengah mengalami masa masa sulit, mungkin akan melakukan upaya agar Ronaldo dapat kembali untuk membantu klub pemiliki title 20 trofi tersebut.

Buffon Ungkap Jika Dirinya Mungkin Akan Melakukan Hal Yang Sama Seperti Di Lakukan Oleh Zidane

Sepak Bola Eropa-Kiper Juventus Gianluggi Buffon mengatakan jika dirinya tidak begitu mengetahui gambaran pada masa depanya setelah mereka harus tersingkit di ajang liga champions eropa, dengan sangat dramatis, Juventus sudah berhasil melakukan comeback luar biasanya dengan menang pada leg kedua di santiago bernabeu dengan skor 3-0 yang membuat aggregat imbang 3-3 yang pada pertemuan leg pertama mereka harus kalah 3-0 di kandang sendiri, namun pada menit 91’’+3 Madrid harus mendapatkan hadia penalti usah lucas valquest besentuhan dengan Mehdi Benattia hingga terjatuh, Ronaldo yang menjadi eksekusi pun langsung tidak mensiah siahkan kesempatan tersebut.

Buffon sendiri kala itu langsung memprotes wasit Michale Oliver yang memberikan penalti kontroversial untuk madrid, sehingga kiper flamboyan tersebut harus mendapatkan kartu merah dan ia pun teringat dengan kejadian yang menimpa zidane pada piala dunia 2006 yang lalu, ketika itu ZIdane bersama timnas Prancis harus menghadapi Italia di Final hingga ada insiden kecil yang terjadi antara Zidane dan Marco Matterasi, Zidane saat itu langsung menanduk Materazzi hingg terjatuh yang membuat dirinya langsung di keluarkan pada pertandingan tersebut, dan langung memutuskan pensiun dalam dunia sepak bola.

Mengingat hal tersebut Buffon pun mengatakan jika dirinya memiliki keadaaan yang hampir sama dengan Zidane, dan kabarnya memiliki rencana untuk pensiun pada musim depan.

‘’Saya jelas punya tujuan, tapi tidak ada yang tahu akan hal itu.Saya mungkin akan mengakhiri karier saya dengan melakukan tandukan seperti yang di lakukan Zidane pada masa lampau.’’

‘’Saya bisa mengatahui apa yang saya rasakan, saya akan memutuskan dalam segera.’’ucapnya.

Ronaldo Berhasil Meraih Penghargaan Sebagai Pemain Terbaik Portugal 2017

Senin 19/3 Mega Bintang real madrid berhasil meraih penghargaan pemain terbaik asal portugal pada tahun 2017, ia sendiri harus bersaiing dengan rekan nya di timnas, yaitu rui patricio dan bernardo silva.

pengghargaan

Prestasinya dalam mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut tidak lepas dari kontribusi nya musim lalu yang berhasil mengantarkan klub nya real madrid menjuarai ajang liga chaampions eropa dan laliga spanyol. Tak hanya itu ia juga berhasil memenangkan troffi Balon DoOr yang membuatnya menjadi pemain terbaik dunia.Ia sendiri musim lalu berhasil mengumpulkan 42 gol dalam 46 pertandingan yang ia jalani di semua kompetisi.

Usai menerima penghargaan pemain terbaik portugal 2017, ia juga tak lupa memberikan ucapan terima kasih terhadap rekan setimnya, dan keluarga terutama anak anaknya.

‘’Trofi ini untuk ke empat anak saya,Mereka akan bangga dengan ini. Saya harus mempertahankan rekor ini, Kami orang portugal adalah orang orang yang terus berjuang. ucap sang pemain 33 tahun tersebut yang di lantunkan tepuk tangan yang luar biasa.