Nasib Julen Lopetegui Dipertaruhkan Di Laga El-Classico Nanti

IBCBETKITA.org – Persaingan Real Madrid Dan Barcelona Dalam La-Liga Tentu Selalu Menjadi Pandangan Utama dalam Perhelatan Sepakbola Di Seluruh Dunia. Dimulai dari banyaknya Pemain Bintang Berkelas , Hingga Skill yang dipadu Dengan Kekompakan tim Menjadikan Laga El-Classico Sangat Menghibur Dunia Persepakbolaan.

Namun Tidak untuk Pelatih Real Madrid , Julen Lopetegui. Pada Pertandingan Kontra Barcelona nanti akan Menjadi Laga Hidup Mati Karirnya di Real Madrid.

Ketegasan Dari Presiden Club Real Madrid, Florentino Perez Terkait Penuruan Performa dari Gareth Bale cs. Pada Tanggal 28 Oktober Nanti , Real Madrid akan Bertemu Dengan Barcelona dalam Lanjutan El-Classico.

Pada Momen ini pula , Menurut Florentino Perez Kemampuan dari Lopetegui akan diperhitungkan. Apabila Real Madrid Kalah Dalam Pertemuan Dengan Barcelona , Otomatis Jabatan Kepala Pelatih akan Dicopot Seketika.

Tim Bertajuk Los Merengues Tercatat Kalah dalam empat laga terakhir disemua kompetisi. Luca Modric dan kawan-kawan juga turut mencatatkan Tidak mencetak satu gol pun dari empat laga yang dilakoni.

Dilansir dari The Sun, Tim Ibukota Spanyol Tersebut Masih memberikan kesempatan dan kepercayaan terhadap Lopetegui, Sehingga Mereka Merasa Belum perlu untuk melakukan pergantian Pelatih.

Namun Bukan berarti keputusan tersebut adalah Mutlak, Keputusan Tersebut Bisa Berganti Pasca Hasil yang Ditorehkan Lopetegui dalam Kunjungan ke Markas Barcelona.

Sebelum Bertandang ke Markas Barcelona , Pasukan Julen Lopetegui akan Menghadapi Levante dalam Lanjutan La Liga dan Viktoria Plzen dalam Fase Grup Liga Champion.

Dari Kedua Pertandingan Tersebut Diharapkan Lopetegui mampu menunjukan Comeback yang Semestinya.

Wojciech Szczesny Tidak Merasa Sebagai Penerus Buffon

IBCBETKITA.org – Suksesor Gianluigi Buffon Sekaligus menjadi Penjaga Gawang Teratas Juventus yang Sekarang , Wojciech Szczesny Mengaku Sangat Bangga Dapat Menyerap Ilmu sang Guru Asal Italia Tersebut.

Menurutnya Kapasitas Buffon Sebagai Penjaga Gawang Tidak Perlu Diragukan Lagi, Dalam Usianya yang Sudah Sangat Matang , Buffon Memilih Hengkang dari Juventus dan Bermain di Paris Saint Germain.

Kiper Asal Polandia yang Direkrut dari Arsenal Musim 2017 yang Lalu Diangkat Menjadi Kiper Utama Skuad Nyonya Tua menggantikan Gigi (Sapaan Gianluigi Buffon).

Szczesny Merasakan Atmosfir Bermain di Juventus lebih Kentara Dibandingkan Bermain di Arsenal. Dipercayakan Menjadi Kiper Utama Tentu Membuat Szczesny Bahagia Bukan Main.

“Dalam Posisi Bertahan Orang Akan Lebih Memilih Jalan Mundur untuk Dapat Maju Dua Langkah. Namun Keputusan Saya Meninggalkan Arsenal Bukanlah Langkah Mundur, Karena saya Yakin Juventus Merupakan Klub yang Percaya Dengan Saya, Tentunya Saya Harus Membayar Rasa Kepercayaan Tersebut” Ujarnya Saat Dilansir The Suns Magz.

“Saya Percaya Setiap Orang Memiliki Karir Buruknya , Tergantung Dari Kita untuk Memahami Situasi tersebut dan Memilih Rencana Kedepannya” Lanjutnya.

Kendati Dipercayakan Menjadi Kiper Utama , Szczesny Merasa ia Bukanlah Penerus Buffon.

“Bukan Karena Saya Adalah Orang Polandia , Namun Sebagus Apapun saya Bermain, Orang Melihat Saya Sebagai Kiper Utama Tapi Tujuan Saya Menjadi Kiper Nomor Satu adalah Untuk Menghentikan bola yang Mengarah Ke Gawang Saya. Saya Tidak Dapat Menjadi Penerus Legenda. Saya adalah Saya dan Buffon tetaplah Legenda Juventus yang Sebenarnya” Tandasnya.

Benarkah De Gea Mulai Frustasi Dengan Jose Mourinho?

IBCBETKITA.org – Bukan Hanya Dengan Paul Pogba ia Bersiteru, Para Punggawa Manchester United Seperti Luke Shaw, Juan Mata, Eric Bailey Juga Merasa Frustasi atas Instruksi Jose Mourinho.

Terakhir Diberitakan , Kiper Utama Manchester United yang Mampu tampil apik pada musim 2017/18 Juga turut Merasakan Frustasi atas Kepemimpinan Jose Mourinho.

Kini , Dalam Perhatian Publik Perseteruan Jose Mourinho dengan Paul Pogba Telah Memasuki Babak Baru Dimana Pogba Telah Melayangkan Ancaman untuk Keluar Dari Old Trafford apabila Jose Mourinho Masih diberikan Kepercayaan untuk Menukangi Setan Merah.

Hal Tersebut Membuat David De Gea Turut Andil dalam Mengemukakan Pendapat. Menurutnya Hal Tersebut apabila didiamkan terlalu lama akan berdampak negatif pada tim.

“Saat ini Memanglah Bukan Momen Kami. Tapi Saya Berharap Perseteruan Pelatih dan Pogba akan Cepat Selesai, Jadi Fokus kami bukan hanya Kepada Dua Orang Tersebut. Melainkan Pertandingan-Pertandingan Selanjutnya yang harus kita menangkan. Masih Banyak tugas yang Menanti Kita di Depan” Ujar De Gea Seperti dilansir The Magz.

Setelah Bersitegang Dengan Pogba , The Jenius Pun Dikabarkan Sedang Naik Tensi Dengan Performa Alexis Sanches yang Tak Kunjung Menunjukan Hasilnya. Hal Tersebut Dapat Terlihat Kala ia tidak membawa Pemain asal Cile Tersebut Kontra West Ham, Dan Manchester United harus Menelan Kekalahan 1-3 atas West Ham.

Situasi Tersebut Pun Memunculkan Spekulasi Bahwa Manajemen Setan Merah Mulai Memperhitungkan Kinerja Mourinho. Banyak Nama Yang disediakan apabila Manchester United Benar-benar Memecat Jose Mourinho.

Nama-nama besar tersebut diantaranya Zinedine Zidane , Antonio Conte Hingga Arsene Wenger Masuk Dalam Daftar Pengganti Mourinho.

Luke Shaw Berharap Manchester United vs Juventus akan Semenarik El-Classico

IBCBETKITA.org – Dalam Membuktikan Kepantasan Manchester United , Luke Shaw Berharap Pada Pertandingan juventus Menjadi Kunci Kebangkitan Tim Manchester Merah.

Musim 2018/19 Merupakan Musim Terburuk Bagi Manchester United. Pasalnya Penampilan anak asuh Jose Mourinho Kian Menurun Setelah Akhir Musim 2017/18 Berakhir.

Pada Pertandingan Terakhir Kontra Valencia , Manchester United Masih Belum mampu Memberikan Penampilan Terbaiknya. Skor 0-0 Mewarnai Pertandingan Bergengsi Tersebut.

Luke Shaw Menuturkan , Manchester United akan Memiliki Jadwal Berat Dimana Pertandingan Fase Grup Ketiga , Mereka akan Dipertemukan Dengan Juara Bertahan Serie-A Sekaligus Tim yang Menduduki Puncak Klasemen Liga champion Grup H, Juventus.

Antusiasme Manchester United Bukan hanya Luke Shaw, Diajang Pertemuan ini Para Punggawa Manchester Merah Sangat Berharap Profesionalisme Para Pemain Hingga Stabilisasi Emosi akan Tetap Terjaga Selama Permainan Berlangsung.

Karena Pertemuan Juventus Dengan Manchester United ini juga Menjadi Ajang Pertemuan Cristiano Ronaldo Dengan Mantan Tim yang Membesarkan Namanya. Sebelumnya Ronaldo Diganjar Dilarang Bermain 2x Oleh FIFA , Namun setelah Mengajukan Banding Ronaldo Hanya Dilarang Bermain 1x , Dimana artinya Ronaldo akan Menghadapi Manchester United pekan nanti.

Luke Shaw Juga turut Menuturkan Bahwa Timnya harus Menjaga Fase ini Dimana Mereka Harus Lebih berusaha Dalam Menjaga Pertahanan Melawan Juventus yang Terkenal Lebih Agresif Dengan Ronaldo.

“Dalam Pertandingan Liga Champion , Seluruh Mata Tertuju Pada Liga ini. Itulah Mengapa Liga ini Sangat Spesial Setelah Piala Dunia. Karena Dalam Liga ini anda akan dihadapkan dengan tim-tim luar Biasa dari Seluruh Eropa” Pungkas Shaw.

“Saya Juga Berharap Ajang Liga champion ini mampu mendongkrak Keterpurukan Manchester United” Tandasnya.

Nacho Fernandez Menegaskan Real Madrid Tanpa Ronaldo Juga Tetap Perkasa

IBCBETKITA.org – Sebelumnya Para Punggawa Real Madrid yang Menyampaikan Perpisahan Untuk Cristiano Ronaldo Telah Berharap Semua Pemain mampu Bermain Dengan atau Tanpa Pemain Portugal Tersebut.

Keylor Navas Merupakan Pemain Pertama yang mengemukakan bahwa tim Seakan Kehilangan Sosok Penting untuk mendongkrak Kestabilan Permainan. Namun Masih banyak Pemain yang Telah Berhasil Move on atas hengkangnya Cristiano Ronaldo Ke Juventus.

Salah Satunya dari Gelandang Muda Real Madrid , Nacho Fernandez. Menurutnya Kelangsungan Hidup Real Madrid Bukan hanya Berpatok pada Satu Mega Bintang. Masih banyak Bintang Besar yang mampu memberikan kontribusi Besar untuk Tim dan itu harus di apresiasikan.

Meskipun Pada Pembukaan Musim 2018/19 Real Madrid Mampu Menuai Hasil yang Bagus, Namun belakangan Real Madrid Mulai Kehilangan Konsistensinya. Madrid Gagal Memetik Kemenangan Pada Tiga Laga Terakhirnya.

Dari Tiga Laga Terakhir , Publik pun Membandingkan Era Kejayaan Real Madrid Kini dengan Era Cristiano Ronaldo. Dari Catatan yang Ada Real Madrid Bersama Cristiano Ronaldo Tidak Pernah tidak Mencetak Gol dalam Tiga Laga Terakhir.

Namun Nacho Jelas Membantah Opini Publik Tersebut, Menurutnya Real Madrid tidak Dapat Dibandingkan hanya Dengan Tiga Laga Terakhir.

“Kita Tidak Bisa Mengkonversikan Tiga Laga Terakhir Dengan Statistik Permainan. Apa yang Dapat Disampaikan Publik adalah Real Madrid Masih Membutuhkan Ronaldo. Namun dapatkah Anda Berfikir bahwa Real Madrid Tetap akan Menuai Hasil Jelek Bila Bersama Ronaldo” Tanya Nacho Kepada Salah Satu Wartawan.

“Ronaldo Memanglah Pemain Penting Dalam Real Madrid, Namun kita Tidak Bisa Hidup di Masa Lalu. Ronaldo Juga Telah Memutuskan untuk bermain di Juventus dan saya kira Kita Harus Menghormati Keputusannya” Ujar Nacho

Keylor Navas Merasa Real Madrid Tanpa Cristiano Ronaldo Adalah Kehampaan

IBCBETKITA.org – Real Madrid Tanpa Cristiano Ronaldo Merupakan hal yang tidak dapat terpikirkan begitu saja. Kehilangan Sang Mega Bintang Ternyata Membuat Kiper Utama Keylor Navas Angkat Bicara Perihal Real Madrid yang Melepaskan Bintangnya begitu saja.

Meskipun Ronaldo Telah Memutuskan untuk pergi Ke Juventus , Real Madrid juga sesegera Mungkin untuk Melangkah dan Melupakan Ronaldo. Namun tidak Bagi Navas, Akibat kekalahan Madrid dari CSKA Moskow di Liga Champion yang lalu , Navas merasa Tempat Ronaldo Seakan Kosong Meskipun ada yang menggantikan.

Menurutnya , Ronaldo Merupakan Pemain Penting yang Mampu Membawa Atmosfir Kemenangan untuk Tim. Dimana Para Pemain Bersama-sama Menggantungkan Harapannya untuk Kemenangan, Disanalah Ronaldo Membawakannya.

“Cristiano Merupakan Pemain yang Berada di Level Tertinggi. Bila Dapat Diibaratkan , Anda Tidak akan Mungkin Menutup Cahaya Matahari hanya Dengan Jari anda” Ujar Navas Saat Ditemui Seusai Laga Kontra CSKA Moskow.

“Namun Bila Begitu Adanya , kami tetap harus Melangkah Kedepan” Lanjutnya.

Pada Posisi yang Sekarang Real Madrid Mampu Bersaing Dengan Barcelona Dengan Perolehan 14 Poin dari tujuh Pertandingan yang dilakoni.

“Kami Mampu Menjaga Kami tetap Stabil di Tanah, Kami tahu kapan harus berbenah , kami tahu kapan harus Menyerang Maupun Bertahan. Kami tetap Harus Menuju Level yang Sama , Bahkan Apabila Bisa kami harus melampaui apa yang Telah Kami capai Sebelumnya” Tandas Navas.

Sebelumnya , Real Madrid Mampu Menang 3-0 Atas As Roma Sebelum Kalah dari CSKA Moskow.

Paulo Dybala Menunjukan Keperkasaannya Dengan Membungkam Young Boys 3-0

IBCBETKITA.org – Dalam Kesempatan Emas Ketika Menghadapi Young Boys, Paulo Dybala Berhasil Membuktikan Bahwa Tanpa Cristiano Ronaldo Sekalipun Juventus Tetap akan Menjadi Tim yang Perkasa.

Menghadapi Tim Papan Bawah Young Boys dalam Lanjutan Mathcday Kedua Liga Champion di Grup H, Juventus Berhasil Membungkam Young Boys Dengan Skor 3-0 Tanpa Balas.

Aktor Kemenangan Tim Nyonya Tua Tentu Hasil Kerja Keras Dari Pemain Sayap Argentina , Paulo Dybala. Menurutnya Hasil 3-0 Tersebut Merupakan Hasil yang Memuaskan Sekaligus Membuat Dirinya sangat Bahagia.

Berkat Gol Hattricknya , Kini ia Sejajar Dengan Para Legendaris Juventus yang Berhasil Memasukkan Trigol Dalam Liga Champion. Dimana Sebelumnya Berjejer Nama Besar Seperti Pippo Inzaghi, Del Piero Hingga Arturo Vidal.

Paulo Dybala Juga Turut Menuturkan Bahwa Musim 2018/19 Merupakan Musim Terbaik yang Pernah Dilaluinya Daripada Musim-musim Sebelumnya. Menurutnya Stabilitas Golnya Juga Meningkat Pada Musim ini , ia pun berharap bahwa ia akan selalu dimainkan dan diberi kepercayaan untuk mencetak Gol.

“Bicara mengenai Sepakbola tentu tidak lepas dari Gol, Seberapa Baiknya Bermain dilapangan , apabila tidak dapat menghasilkan Gol untuk membantu tim meraih kemenangan itu merupakan Suatu Kegagalan Terbesar untuk para Pesepakbola” Ujar Dybala Seusai Pertandingan Kontra Young Boys.

“Sering Saya tidak mendapat kepercayaan untuk bermain dan hal itu membuat saya terus bekerja keras untuk menunjukan kualitas diri saya sendiri. Sekarang Kesempatan itu datang dan saya berhasil membentuk diri saya kembali dan mengambil keuntungan disana” Lanjutnya.

Kalah dari Australia, U-16 Kelewatan Tiket Emas Ke Piala Dunia U-17

Baru saja, Timnas U-16 Indonesia bertanding dalam ajang AFF Cup di babak perempat final. Dalam pertandingan tersebut selain merebut kemenangan untuk maju ke babak semifinal, mereka juga merebut tiket emas ke Piala Dunia U-17. Hasil pertandingan timnas U-16 Indonesia melawan timnas U-16 Australia adalah 2-3. Garuda Muda Indonesia kalah dari Australia, U-16 kelewatan tiket emas ke Piala Dunia U-17 di tahun 2009 mendatang. Berikut kilas singkat pertandingan yang cukup ketat tersebut.

Sejak peluit wasit berbunyi tanda dimulainya babak pertama, pertandingan langsung berlanjut seru. Di menit 10 dari pertandingan itu saja, gawang timnas U-16 Indonesia sudah diancam oleh U-16 Australia melalui Duzel tapi dapat digagalkan oleh kiper Ernando. Seakan tak mau kalah Timnas U-16 Indonesia kemudian menggempur kembali pertahanan Australia dan berhasil mencetak angka pertama di menit 17 saja. Gol pertama itu dicetak dengan tendangan kaki Sutan Zico tepat di dekat garis kotak penalti pertahanan Timnas Australia. Gol tersebut menjadi gol satu-satunya di babak pertama pertandingan antara U-16 Indonesia dengan U-16 Australia.

Di babak kedua, kesebelasan U-16 Australia langsung tancap gas dan mencetak gol cepat di menit ke 51 melalui Daniel Walsh. Selang tak lama, Gawang Ernando kembali kebobolan oleh tendangan kaki kiri Leombruno di menit ke 65. Dan setelah unggul satu angka di atas U-16 Indonesia, U-16 Australia juga tetap mengencangkan penyerangan. Setelah beberapa manuver, Timnas U-16 Australia kembali berhasil membobol gawang Timnas Indonesia di menit ke 74 melalui Botic. Setelah ketinggalan 2 skor, Timnas Indonesia berusaha keras mengejar skor U-16 Australia. Usaha tersebut baru berhasil di penghujung menit 89 babak kedua tersebut. Gol terakhir itu adalah hasil konversi dari umpan tengah langsung ke kotak penalti lawan yang dicetak oleh Juliansyah.

 

Sassuolo Banjir Kebobolan Oleh AC Milan

Tengah malam tadi, Sassuolo baru saja menjamu AC milan ke markas besar mereka dalam ajang Liga Italia Seri A. Sassuolo yang sebelumnya cukup baik dengan catatan 4 kali menang dan 1 kali kalah saja. Malam ini, Sassuolo kembali kalah dari AC Milan. Tidak tanggung-tanggung, Sassuolo banjir kebobolan oleh AC Milan dengan skor 1-4. Berikut review pertandingan Sassuolo vs Ac Milan tengah malam tadi.

Pada babak pertama, AC Milan berhasil mempertahankan gawang mereka dari kebobolan dengan baik dan menghasilkan 1 skor. Itu artinya pada babak pertama, Sassuolo ketinggalan 1 skor dari AC Milan di babak pertama dengan skor 0-1. Pada babak kedua, AC Milan dengan Suso sebagai bintangnya malam ini mencetak 2 skor dan 1 skor oleh Castillejo. Sassuolo pada babak kedua tersebut hanya berhasil mencetak 1 skor melalui Filip di menit ke 68.

Pertandingan di babak kedua tersebut sungguh menarik dimana Sassuolo yang sebenarnya sudah bermain sangat baik namun bisa dibobol bertubi-tubi oleh AC Milan. Pada total pertandingan tersebut Sassuolo menguasai bola sebanyak 60 persen, namun kurang tajam untuk menembus pertahanan AC Milan. Sedangkan AC Milan tampaknya mudah sekali melakukan serangan balik yang berbahaya bagi Sassuolo di babak kedua tersebut.

Saat ini, Sassuolo juga masih lebih unggul dari AC Milan di papan peringkat Liga Italia Seri A. Sassuolo berada di peringkat kelima dengan perolehan 13 poin sedangkan AC Milan berada di peringkat ke 10 dengan perolehan 9 Poin. Memang AC Milan masih hanya bertanding 6 kali sedangkan Sassuolo telah bertanding 7 kali. Namun Sassuolo masih unggul 4 poin dari AC Milan saat ini.