Matthijs de Ligt Menjadi Pemain Yang Pantas Untuk Menggantikan Vincent Kompany

Mantan pemain dari Manchester City, Dietmar Hamann, mengatakan bahwa The Citizens harus terus berjuang untuk mendapatkan Matthijs de Ligt. Manchester City saat ini bersaing dengan FC Barcelona dalam masalah perekrutan bek yang berusia 19 tahun itu.

Manchester United sebelumnya disebut sebagai klub yang berpeluang paling tinggi untuk mengamankan dan merekrut jasa Matthijs de Ligt. Namun, Manchester United dikabarkan mundur dalam pengincaran Matthijs de Ligt.

Hal itu langusng membuat Manchester City mendapatkan peluang besar untuk merekrut jasa Matthijs de Ligt. Usaha Manchester City itu pun mendapatkan dukungan langsung dari Dietmar Hamann.

“Manchester City sudah menghabiskan dana mencapai 150 juta poundsterling hanya untuk merekrut John Stones, Aymeric Laporte dan Nicolas Otamendi. Namun, tidak ada yang bisa mendekati kualitas dari Vincent Kompany, dimana hanya membutuhkan dana sebesar 8 juta poundsterling untuk merekrut Kompany,” ujar Dietmar Hamann.

“Manchester City mempunyai lubang yang sangat besar yang harus segera diisi setelah Vincent Kompany keluar. Menurut saya, hanya ada seorang kandidat yang bisa menggantikan Kompany, yaitu Matthijs de Ligt.”

“Dia merupakan pemimpin di Ajax Amsterdam. Dia merupakan pemain yang dapat meneruskan tongkat estafet dari Vincent Kompany,” ujar Dietmar Hamann.

Persaingan antar klub Eropa untuk mendatangkan Matthijs de Light pun menjadi semakin menarik. FC Barcelona juga sempat menjadi pilihan pertama kepada pemain itu, namun Manchester City akan menjadi klub pilihan yang sangat menantang bagi Matthijs de Ligt.

Manchester City Mencari Pengganti Vincent Kompany

Manchester City saat ini bergerak dengan sangat cepat untuk mencari bek baru mereka setelah Vincent Kompany dipastikan akan meninggalkan The Citizen pada akhir musim 2018-2019 ini. Manchester City juga sudah siap mengajukan penawaran kepada Matthijs de Ligt dan Harry Maguire.

Vincent Kompany tidak akan melanjutkan kontraknya yang akan segera berakhir setelah 11 tahun lamanya membela The Citizen. Hal itu pun membuat Manchester City membutuhkan satu orang bek baru untuk bisa menggantikan posisi dari Vincent Kompany.

Nama yang sudah dipastikan akan menggantikan posisi Vincent Kompany merupakan pemain yang berkualitas, seperti bek dari Leicester City, Harry Maguire, dan bek dari Ajax, Matthijs de Ligt. Peluang untuk merekrut Harry Maguire lebih besar dikarenakan Manchester City mempunyai daya tarik yang sangat luar biasa di Premier League.

Selain itu, The Citizen juga mempunyai bajet yang cukup untuk merekrut Harry Maguire. Leicester City sendiri meminta uang sebesar 60 juta poundsterling untuk Harry Maguire.

Kalau untuk merekrut de Light, Manchester City harus bisa bersaing dengan Manchester United dan FC Barcelona . Pemain yang berusia 19 tahun itu pun sudah berada di FC Barcelona untuk melakukan negosiasi.

Akan tetapi, kabarnya Matthijs de Ligt kurang puas dengan penawaran dari FC Barcelona. Hal itu pun membuat Manchester United dan Manchester City mempunyai peluang besar untuk merekrut Matthijs de Ligt dari Ajax Amsterdam.

Sterling Biayai Penuh Pemakaman Supporter Cilik

Pemain andalan Manchester City, Raheem Sterling bakal membayar secara full biaya pemakaman seorang fans cilik Crystal Palace yang mempunyai nama Damary Dawkins.

Dawkins didiagnosa menderita penyakit lymphoblastic leukaemia. Ia diketahui menderita penyakit tersebut sejak empat tahun lalu.

Tetapi perjuangan Dawkins akhirnya terhenti pada 17 Maret lalu. Ia meninggal dunia pada umur 13 tahun.

Sterling juga pernah membantu menyuarakan kampanye untuk bisa membantu Dawkins untuk menemukan donor sel induk yang sangat penting baginya.

Orang tua Dawkins lalu membuat aksi pengumpulan dana agar dapat membayar biaya pemakaman sang putra. Mereka memerlukan dana hingga 15 ribu pounds.

Sterling pernah memberikan tribut atau penghormatan kepada Dawkins di lapangan beberapa hari setelah ia mendengar kabar kematian Dawkins kala itu ia menorehkan gol untuk Inggris dalam menghadapi Republik Ceko. Ia mengangkat jersenya lalu memperlihatkan gambar dirinya yang sedang berdiri dengan Dawkins.

Sekarang, mantan pemain Liverpool itu menunjukkan kembali empatinya dengan memberikan bantuan yaitu membayar pemakaman Dawkins.

Menurut Sterling, Damary merupakan seorang pemuda spesial yang menginspirasi banyak kehidupan, salah satunya kehidupan dia.

Sterling juga memberikan gambaran Dawkins sebagai “salah satu contoh bagi kita semua” dan memberikan pujian terhadapnya karena ia tetap bisa  “positif sampai akhir”. Sterling dan Dawkins  menjadi akrab dan sering berkomunikasi secara rutin saat ia sering mengunjungi Dawking di rumah sakit.

Ayah Dawkins yaitu Tony, sempat ditanya setelah Sterling memberikan penghormatannya pasca laga melawan Ceko. Ia menganggap itu merupakan sebuah kejutan yang cukup menyenangkan.

Phil Foden yakin Manchester United akan kalah ditangan City.

Phil Foden, bintang muda Manchester City ini mempercayai bahwa timnya akan memenangkan partai Duo Manchester yang akan mereka hadapi nanti.

City dan United akan menjalani pertandingan ini ditengah pekan nanti, pertandingan tersebut juga akan diadakan di Old Trafford.

Laga ini merupakan laga yang krusial bagi kedua tim, mengingat City sedang berusaha untuk menumbangkan pesaing mereka di puncak klasemen, Liverpool. Juga United yang tengah berusaha untuk meraih tiket di 4 besar, sebagai target mereka agar bisa tetap bermain di Liga Champions musim depan.

Menurut Foden, pertandingan ini juga merupakan momen penting bagi timnya, meskipun sulit dirinya tetap yakin timnya dapat memenangkan pertandingan ini.

Meskipun tetap mewaspadai rival satu kotanya tersebut, Foden percaya bahwa timnya memiliki kualitas tersendiri untuk memenangkan pertandingan yang penting ini.

Dirinya mengatakan bahwa, akan sedikit sulit untuk nya bermain dengan baik disana (Old Trafford), namun dirinya juga tahu apa yang dapat dilakukan oleh timnya.

Dengan memenangkan laga ini tentunya, akan meningkatkan kesempatan City untuk memenangkan juara Liga di akhir musim nanti.

Foden baru-baru ini menjadi pahlawan kemenangan bagi Manchester City, atas pertandingan mereka melawan Tottenham pekan lalu.

Foden mengaku tidak menyangka bahwa dirinya bisa bermain sebagai starter dan juga menjadi pahlawan untuk kemenangan timnya.

Dirinya juga mengaku terkejut pada satu hari sebelum pertandingan kala sang pelatih mengatakan dirinya akan bermain. Tentunya dirinya sudah sangat siap dan mengambil kesempatan bermain itu dengan baik.

Menyerah Rekrut Rakitic, Inter Milan Melirik Gelandang Dari Manchester City

Inter Milan diketahui sudah membatalkan rencana mereka merekrut Ivan Rakitic dari FC Barcelona. Sekarang, I Nerazzurri sudah mengalihkan buruannya.

Gelandang dari Manchester City yang bernama IIkay Gundogan menjadi incaran baru Inter Milan. Batalnya Barcelona merencanakan untuk merekrut Rakitic adalah karena sikap dari arsitek Barcelona sendiri, Ernesto Valverde.

Ernesto Valverde menegaskan kalau Ivan Rakitic sangat di perlukan untuk rencananya dimusim depan bersama dengan FC Barcelona. Maka dari itu, Ernesto Valverde menolak untuk menjual Ivan Rakitic.

CEO Inter Milan yang bernama Giuseppe Marotta langsung mencari dan membidik kandidat pemain yang lainnya. Pasalnya, klub yang bermarkas di Giuseppe Meazza itu membutuhkan tambahan yang lebih ideal dilini tengah untuk pertandingan di musim depan.

Direktur Olahraga Inter Milan yang bernama Piero Ausilio mengutamakan dan lebih mengedepankan nama Gundogan. Pemain internasional yang berasal dari Jerman itu sudah tampil sebanyak 42 pertandingan untuk The Citizens  di musim ini.

Gundogan sendiri juga telah menjaringkan lima buah gol untuk Manchester City pada musim ini. Biaya transfer Gundogan pun ditaksir mencapai 40 juta euro.

Mantan pemain dari Borussia Dortmund itu berkomentar kalau dirinya merasa tidak menyenangkan setelah Manchester City kalah dari Tottenham Hotspur pada leg pertama di perempat final Liga Champions. Gundogan sendiri menuding bahwa teamnya masih kurang keberanian, istilahnya yang paling tidak di setujui oleh Pep Guardiola, selaku sang manajer dari Manchester City.

Kontrak pemain yang berusia 28 tahun itu akan berakhir pada bulan Juni 2020. Dia bisa pergi dari Manchester City dimusim panas nanti.

Pogba Akan Pergi Dari MU, Jika Di Tawar Barcelona atau Real Madrid

Banyak sekali klub yang telah di kaitkan dengan salah satu bintang milik Manchester United, Paul Pogba. Namun sang pemain sendiri dikabarkan tidak ingin hengkan kecuali ia di rekrut oleh klub lebih besar dari setan merah seperti Real Madrid dan Barcelona.

Rumor dari kepergian dari Pogba sendiri sempat datang berhembus saat kursi kepelatihan masih di duduki oleh Jose Mourinho. Kala itu keduanya sering berseru hingga ada muncul kemungkinan besar bahwa Pemain asal Perancis ini akan pergi dari Old Trafford.

Dari keributan antar Jose dan Pogba membuat beberapa Klub Eropa seperti, Barcelona, Juventus, Dan juga Manchester City  ingin mendapatkan pemain ini dari kesempatan tersebut. Namun setan merah sendiri lebih memutuskan untuk memecat Jose Mourinho agar sang pemain tidak pergi dari base camp United.

Baca berita selengkapnya dibawah ini.                 

Pogba Sangat Betah Di Setan Merah

Saat Ole Gunnar Solskjaer datang ke Old Trafford, Suasan dari setan merah langsung berubah drastis, Mereka sendiri berhasil membatai tujuh pertandingan dengan raihan semua pertandingan, dan dari laga yang di pimpin oleh Solskaer. Manchester united sendiri saat ini tidak pernah menelan kekalahan dari awal Jose keluar.

Dengan demikian peluang Pogba untuk keluar dari setan merah pun menjadi menipis. dan manajemen dari MU juga membenarkan bahwa dengan kepergian jose itu membuat klub ini lebih baik dari sebelumnya.

Sekarang klub ini dibawah asuhan Solskjaer lebih baik lagi dari apa yang sebelumnya.

Hanya Ingin Barcelona dan Real Madrid

Masa depan dari pogba untuk saat ini memang bersama United namun ia juga mengatakan bahwa ia akan pindah dari setan merah jika Barcelona dan Real Madrid yang memberikan tawaran kepadanya.

Liverpool Akhirnya Tumbang Di Liga Inggris 2018/2019

Sebelumnya, Manchester City dan Liverpool adalah raja di Liga Inggris 2018/2019 karena berhasil mempertahankan kedudukan mereka tak terkalahkan selama lebih dari 10 putaran. Pertama, Manchester City yang berada di urutan teratas Liga Inggris periode 2018/2019 berhasil dikalahkan oleh Chelsea. Kemudian Manchester City kembali dikalahkan oleh Leicester dan Crystal Palace membuat klub tersebut dikejar oleh kompetitor ketatnya Liverpool.

Liverpool sendiri berhasil bertahan sampai putaran ke 20 dengan rekor tidak terkalahkan. Hal tersebut tentunya adalah hal yang membanggakan bagi setiap klub dapat bertahan lebih dari setengah perjalanan Liga dengan tak terkalahkan. Namun dini hari tadi, Liverpool bertandang ke markas besar Manchester City dalam ajang Liga Inggris kembali. Manchester City berhasil mengalahkan Liverpool pada kesempatan tersebut dan mempersempit perolehan poinnya dari Liverpool.

Pertandingan tersebut berlangsung sangat sengit karena kedua klub tersebut sama kuatnya. Dari statistik penguasaan bola, penetrasi, hingga akurasi operan kedua tim tersebut tampak sangat seimbang pada pertandingan tersebut. Stadion Etihad juga tampak sangat padat karena pertandingan tersebut merupakan pertandingan antara top tim Liga Inggris.

Pada babak pertama, Manchester City berhasil unggul 1 skor melalui Sergio Aguero tepatnya 5 menit sebelum babak tersebut berakhir. Liverpool berhasil membalas gol tersebut melalui Firmino pada menit ke 64 babak kedua. Namun kembali Manchester City berhasil mencuri 1 skor melalui sane pada menit ke 72. Sehingga Manchester City menjadi pemenang di saat pertandingan besar tersebut usai.