Salah Berusaha Terlalu Keras, Ucap Mantan Pemain Liverpool Emile Heskey

Mantan striker Liverpool Emile Heskey mengatakan Mohamed Salah tidak mendapat gol karena “Salah Berusaha Berusaha terlalu Keras”

Pemain berusia 26 tahun itu memperpanjang musim tanpa goal menjadi tujuh pertandingan dalam kemenangan 2-1 atas Fulham pada hari Minggu, setelah mencetak gol terakhir The Reds pada 9 Februari – periode gersang terpanjang sejak 2014.

Pemain internasional Mesir telah menikmati kinerja bintang musim lalu, mencetak 44 gol tetapi masih berjuang untuk membuat musim sukses.

Memang, striker memiliki 20 gol di semua kompetisi, termasuk 17 gol Liga Premier hanya dengan Sergio Aguero, yang mencetak lebih banyak daripada di divisi.

Mantan pemain Roma melawan Kotors diberi kesempatan ia akan memberikan rekan setimnya, dan pemain berusia 41 tahun itu mendesaknya untuk “tahu kapan bola dilewatkan dan kapan harus menembak.”

“Dia masih memiliki 17 gol, jadi dia tidak memiliki musim yang buruk, tetapi dia mungkin berusaha sedikit,” katanya kepada Sky Sports.

“Saya melihat musim sebelumnya ketika semua gol ini dicetak, kepercayaan diri tinggi, dan hal-hal yang memantul kemudian masuk.

“Dia tidak mendapatkan keberuntungan itu sekarang, tetapi dia masih ingin mendapatkan gol dan semua orang masih melihatnya sebagai tujuan.

“Ada kalanya Anda harus mengoper bola, tetapi Anda ingin mencetak gol sendirian.

“Ketika Anda melewati patch, Anda harus menyeimbangkan, Anda harus tahu kapan bola melewati dan kapan harus menembak.”

Salah berharap untuk menggunakan keruntuhan internasional untuk bekerja padanya dalam upaya untuk mengakhiri bentuk pasukan Mesir yang tidak efektif terakhir yang akan menghadapi Niger dan Nigeria.

Higuain Di Klaim Tidak Bisa Sukses Di Primier League

Legenda dari Liverpool, Steven Gerrard mengatakan bahwa pemain baru milik Chelsea, Gonzalo Higuain. bisa saja dalam kesulitan dalam Liga Primier League, Karena Steven sendiri menilai bahwa taktik dari permainan liga inggris tidak cocok dengan pemain berusia 31 Tahun itu.

Higuain sendiri baru saja di datangkan oleh The Blues dari AC Milan yang sebagai pemain pinjaman dari Juventus. Kedatanganya tersebut pun menjadikanya sebagai tumpuhan dari Chelsea yang saat ini dalam kondisi tidak baik.

Namun ada beberapa pihak yang meragukan kemampuan Higuain di Primier League, Hal ini sendiri disebabkan karena ia sendiri di klaim tidak dapat bermain dengan baik saat membela AC Milan pada awal musim lalu.

Tidak Begitu Yakin

Salah satu pihak yang meragukan kemampuan Higuain adalah Gerrad. menurut mantan pemain Liverpool ini Liga Inggris bukan hal yang cocok untuk Higuain.

“Saya tidak yakin ia bisa sukses bermain di sini karena Liga ini sendiri merupakan liga yang paling hebat di dunia. Dan tidak cocok untuk striker sekelas Higuain disini.

Bisa Saja Seperti Mantan Pemain Liverpool

Liverpool sendiri merupakan klub besar yang saat ini memimpin klasemen EPL. Namun mereka sendiri memiliki pengalaman buruk dengan salah satu striker milik mereka, Fernando Morientes. pemain ini sendiri di datangkan pada tahun 2005 akan tetapi ia sendiri tidak dapat bermain dengan baik di liga besar ini.

“Saya masih ingat bahwa ia sendiri merupakan pemain terbaik di dunia akan tetapi saat ia menginjakan kakinya disini ia memiliki permainan yang berbeda ia tidak mampu bermain dengan baik di Liga Primier League. Dan pada akhirnya kami melepaskan ia kembali ke Valencia.

Liverpool Akhirnya Tumbang Di Liga Inggris 2018/2019

Sebelumnya, Manchester City dan Liverpool adalah raja di Liga Inggris 2018/2019 karena berhasil mempertahankan kedudukan mereka tak terkalahkan selama lebih dari 10 putaran. Pertama, Manchester City yang berada di urutan teratas Liga Inggris periode 2018/2019 berhasil dikalahkan oleh Chelsea. Kemudian Manchester City kembali dikalahkan oleh Leicester dan Crystal Palace membuat klub tersebut dikejar oleh kompetitor ketatnya Liverpool.

Liverpool sendiri berhasil bertahan sampai putaran ke 20 dengan rekor tidak terkalahkan. Hal tersebut tentunya adalah hal yang membanggakan bagi setiap klub dapat bertahan lebih dari setengah perjalanan Liga dengan tak terkalahkan. Namun dini hari tadi, Liverpool bertandang ke markas besar Manchester City dalam ajang Liga Inggris kembali. Manchester City berhasil mengalahkan Liverpool pada kesempatan tersebut dan mempersempit perolehan poinnya dari Liverpool.

Pertandingan tersebut berlangsung sangat sengit karena kedua klub tersebut sama kuatnya. Dari statistik penguasaan bola, penetrasi, hingga akurasi operan kedua tim tersebut tampak sangat seimbang pada pertandingan tersebut. Stadion Etihad juga tampak sangat padat karena pertandingan tersebut merupakan pertandingan antara top tim Liga Inggris.

Pada babak pertama, Manchester City berhasil unggul 1 skor melalui Sergio Aguero tepatnya 5 menit sebelum babak tersebut berakhir. Liverpool berhasil membalas gol tersebut melalui Firmino pada menit ke 64 babak kedua. Namun kembali Manchester City berhasil mencuri 1 skor melalui sane pada menit ke 72. Sehingga Manchester City menjadi pemenang di saat pertandingan besar tersebut usai.