Barcelona Akan Lakukan Pembelian Besar Besaran Musim Panas Nanti

Presiden Barcelona, Josep Maria Bortemeu mengungkapkan jika akan segera menambah pemain pemain baru guna memperkuat kualitas skuat pada musim depan, tambahan tersebut dapat memperkuat skuat yang baru saja meraih Double Winner pada musim ini.

Pelatih Barcelona sendiri Ernesto Valverde berhasil membawa klub mendapatkan dua trofi pada musim ini, hal ini lah yang membuat Bortemeu kembali mempercayaainya. Bortemeu juga menambahkan jika skuat Barcelona saat ini sudah sangat mempuni jadi hal ini yang membuatnya enggan menambah banyak banyak pemain baru ke dalam skuat musim depan.

Sedangkan bagi Bortemue memang ada beberapa kelemahan pada musim ini, yang coba akan di benahi guna bermain dengan baik di pentas eropa pada  musim depan.

Pemain Baru

 

‘’Jelas kami setiap musim selalu mendatangkan pemain baru, selalu ada proyek baru dan wajah baru, namun saya belum bisa membocorkannya.’’ ungkap Bortemeu kepada media Marca.

‘’Tidak hanya pemain yang datang, tapi yang pergi juga akan ada. Itu terjadi setiap musimnya.’’ sambungnya.

‘’Kami akan terus mendatangkan talenta telanta lebih banyak. Kedatangan mereka agar tim menjadi lebih baik, dan saya tidak bisa memberitahukan nama pemain tersebut, karena akan berjalan sangat privat dalam negosiasi.’’ terangnya.

Menjadi Lebih Baik

Bortemeu juga menambahkan jika nama nama yang akan datang merupakan pemain yang akan memperbaiki lini yang bermasalah pada musim lalu.

Barcelona sendiri memang bermain amat baik pada musim lalu, mereka bahkan menjadi klub tak terkalahkan di La Liga dan bagi Bortemeu jika hal tersebut masih harus di tingkatkan di berbagai aspek.

‘’Jelas ada posisi yang akan kami perbaiki pada musim depan, agar jauh menjadi lebih baik.’’ tutup sang Presiden.

Alasan Zidane Mengundurkan Diri Dari Madrid

John Toshack pernah menggambarkan ketika melihat  ruang ganti di Santiago Bernabeu sebagai seperti menuju ke Baghdad. Jose Mourinho mengeluh bahwa para pemain Real Madridnya telah menusukkan “pisau di punggungku” dan bersumpah untuk menemukan “tikus” yang membocorkan berita tim ke media, meludah

“Aku merasa muak dan lelah terhadap kalian semua” sebelum melemparkan botol ke dinding dan menyerbu keluar. Pelatih gawangnya mengatakan kepada Jerzy Dudek bahwa pengalaman Mourinho di sana “meninggalkan bekas luka di jiwanya” dan entah bagaimana, dia tidak pernah sama sejak itu.


Adapun Rafa Benitez, dia meninggalkan klub yang dia selalu dukung merasa dibakar dan tidak dicintai. Pada pagi hari setelah pemecatannya setelah media sudah tahu, Benitez masih tidak tahu, dewan mendorongnya keluar tanpa kata. Tidak ada yang benar-benar menyesali kepergiannya; beberapa di ruang ganti memutuskan dia tidak baik untuk mereka sedini pramusim. Di belakang punggungnya, para pemain secara sarkastik menyebutnya sebagai “The 10.” Intinya adalah, tentu saja, bahwa dia tidak. Dia belum pernah bermain dan tidak pernah bisa “mendapatkan” mereka. Ketika dia memberi tahu mereka cara menendang bola, mereka tidak menyukainya, jika mereka tidak menertawakannya.

Zinedine Zidane adalah Nomor 10. Ketika Benitez dipecat dan diganti dengan tergesa-gesa pada Januari 2016, ada keheningan. Seolah-olah dia belum pernah ada di sana sama sekali. Tidak ada harapan baik dan tidak, terima kasih, tidak ada: tidak ada apa-apa dari dewan dan hampir tidak ada apa-apa dari para pemain. Kontrasnya kejam. Ketika Carlo Ancelotti pergi, klub mungkin sudah dingin, tetapi pesan-pesan dari skuad membanjiri, satu “gracias, mister” setelah yang lain.

Ketika Zinedine Zidane meninggalkan pekerjaan pada Kamis pagi, itu terjadi lagi: kata-kata pujian dan syukur segera mengalir. Masuk akal: hubungan itu sebagian besar baik dan bersama-sama mereka telah memenangkan semuanya; kedua hal itu mungkin tidak sepenuhnya tidak berhubungan.

Bersama Zidane, Real Madrid menikmati era paling sukses dalam sejarah sepak bola modern. Tidak ada tim yang memenangkan Liga Champions secara berturut-turut; tidak ada tim yang memenangkan tiga Piala Eropa berturut-turut selama 40 tahun. Zidane melakukan keduanya dalam waktu kurang dari tiga tahun.

Dan kemudian dia memutuskan untuk pergi, di bagian paling atas. Dia melakukan itu sebagian karena dia bisa keputusannya diambil ketika dia menginginkannya. Kebanyakan manajer di Madrid tidak mendapatkan pilihan itu keputusan dibuat untuk mereka. Seperti yang pernah diakui Ancelotti  dipecat adalah bagian dari pekerjaan, terutama di Santiago Bernabeu

 

Akankah Gareth Bale Akan Hijriah Ke Liga Primier

 


Mantan pemain Manchester United, Rio Ferdinand memberi saran kepada Gareth Bale agar bisa meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim ini. Menurut Ferdinand
sendiri Gareth Bale dapat bermain sebagai pemain ini dalam sebuat pertandingan.
Manchester United merupakan pilihan tempat yang tepat bagi Gareth Bale.

   Gareth Bale merupakan pahlawan bagi Real Mandrid yang sudah dapat mencetak dua angka ke dalam gawang Liverpool yang membuat kemenangan dengan skor 3-1. Dan sekaligus membawa Real Madrid sebagai juara Liga Champions. Akan tetapi dia
hanya dimasukkan pada pertengahan di babak kedua pada saat mengganti Isco.

   Pada musim ini Gareth Bale sering mendapatkan hal yang sama, dan mininnya masuk dalam pertandingan ketika dalam asuhan zinedine zidane. Dengan begitu yang telah membuat Rio Ferdinand sangat yakin dengan Gareth Bale bisa mendapatkan tempat yang lebih baik dari di Real Madrid.

   Setelah pertandingan di Final Liga Champions selesai, Gareth Bale langsung
meminta untuk bisa menambahkan jam bermainnya di Real Madrid. Dia akan lebih
memilih untuk keluar dari Santiago Bernebeu jika Zinedine zidane tidak bisa
menerima permintaan tersebut.

    Rio Ferdinand telah mendengarkan apa yang telah diinginkan oleh Gareth Bale itu.
Pemain tim nasional Wales itu sudah cukup membuat Real Madrid sukses. Dan saat
ini merupakan waktu yang tepat untuk datang ke Liga Premier.

    Pada saat ini yang akan di tunggu adalah hasil keputusan Gareth Bale apakah dia
ingin bertahan dengan Real Madrid atau segera hengkang dan berangkat ke
Manchester United.

Sime Vrsaljko akan tetap di Atletico walaupun diinginkan MU

 

Manchester United kemungkinan tidak akan bisa mendatangkan pemain asal Atletico Madrid Sime Vrsaljko. Sime Vrsaljko menyampaikan dirinya akan tetap bermain dengan Atletico Mandrid sampai musim depan.

Manchester United sangat ingin mendatangkan pemain Atletico Mandrid tersebut dan sudah pernah MU incar sebelumnya pada bulan Januari yang lalu namun tidak membuahkan hasil. Manchester United hanya bisa mengandalkan Antonio Valencia pada posisi bawah kanan, itu sebabnya mereka ingin mengincar Sime Vrsaljko.

Sime Vrsaljko pernah berfikir untuk meninggalkan Atletico Mandrid. Dikarenakan pemain dari tim nasional Kroasia itu hanya sedikit mendapatkan permainan di Atletico Mandrid. Dan kemudian dia pun berubah pikiran setelah Atletico Mandrid memberi dia untuk kontrak baru. Itu berarti Atletico Madrid masih membutuhkan jasanya dalam tim.

” Semuanya akan mengalami perubahan, Atletico menambahkan kotrak saya dan itu berarti mereka masih membutuhkan saya. Pada saat ini saya sudah merasa puas dan nyaman dengan semua yang sudah diberikan kepada saya ketika saya didalam daftar skuad mereka,” seperti yang di sampaikan Sime Vrsaljko.

Di pihak Atletico juga tidak akan membiarkan Sime Vrsaljko untuk meninggalkan mereka. Atletico tidak akan menjual pemain berumur 26 tahun tersebut ke Manchester United. Atletico masih membutuhkan Sime Vrsaljko untuk mengisi posisi belakang.

” Saat ini Atletico masing menginginkan saya, mereka sudah menolak tawaran dari klub lain. mereka tidak maun untuk berbicara tentang bursa transfer pada musim ini,” tambah Sime Vrsaljko.

Ronaldo Indikasikan Hengkang Setelah Antarkan Madrid Juara UCL Ke-13

Sebuah pernyataan menarik  datang usai mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo menyebutkan jika ia akan menentukan masa depannya  di Real Madrid usai berhasil menghantarkan Los Blancos meraih Liga Champions ke tiga belas [ La Desimotercera] dengan mengalahkan wakil asal Inggris Liverpool di partai final.

Pada pertandingan tersebut Madrid berhasil menang dengan skor 3-1 yang tercipta melalui gol Karim Benzema dan dua gol Spektakuler Gareth Bale, sedangkan Liverpool hanya berhasil membalas melalui gol tunggal Sadio Mane.

Cr7 sendiri berhasil mencatatkan sejarah dengan berhasil membaewa klub Ibu kota Spanyol tersebut menjuarai Liga Champions sebanyak tiga kali beruntun.

Ketika peluit tanda pertandingan usai dengan gamplangnya Ronaldo berbicara kepada sebuah media ketika di mintai keterangan mengenai kemenangan yang di raih oleh klubnya. Ronaldo bahkan mengungkapkan dengan pernyataan kontroversial mengenai masa depannya di klub.

Ronaldo semacam mengindikasikan jika dirinya akan segera keluar dari Madrid, mengingat ia telah berhasil membawa klubnya tersebut meraih banyak kesuksesan terutama di ajang Eropa.

‘’Sungguh sangat luar bisa berhasil menjuarai Liga Champions tiga kalin berutun, ini merupakan momen yang sangat langka. Kami benar benar bahagia bisa merasakan momen ini, terlebih tidak ada tim yang mampu menjuarai ajang ini dengan menjuarai beruntun sebanyak tiga kali.’’ ucap Ronaldo.

‘’Saya pikir saya akan segera menentukan masa depan saya dalam beberapa hari mengingat apa yang telah banyak saya lakukan untuk klub ini’’ sambung penyerang asal Portugal tersebut.

‘’Madrid merupakan klub besar bagi saya, dan kami telah banyak mendapatkan momen momen indah yang banyak, kita akan  melihatnya dimasa depan.’’ tutup Ronaldo.

Dengan pernyataan tersebut tampaknya Ronaldo sudah mempertimbangkan matang matang untuk hengkang dari klub yang pernah membuatnya menjadi pemain termahal dunia pada 2009 yang lalu. Dan banyak yang memprediksi jika CR7 akan kembali bersama dengan mantan bekas klubnya yakni Manchester United, klub asal Inggris tersebut memang kerap di kait kaitkan dengan kepulangan sang Mega bintang, apalagi mengingat Manchester United tengah mengalami masa masa sulit, mungkin akan melakukan upaya agar Ronaldo dapat kembali untuk membantu klub pemiliki title 20 trofi tersebut.

Perancis Umumkan Skuad Terbaiknya Jelang Piala Dunia 2018

 

Perancis salah satu jagoan di Piala Dunia 2018 sudah mengumumkan pemain yang akan masuk dalam Skuad Timnasnya. Beberapa pemain terbaik justru tidak akan mengisi skuad Perancis tersebut.

Anthony Martial merupakan salah satu pemain yang tidak akan ikut memperkuat Skuad Timnas Perancis pada Piala Dunia 2018 kali ini. Pemain yang membela tim Manchester United ini punya penampilan yang baik di musim ini. Gol yang di ciptakannya kerap kali membawa Tim setan merah memenangkan pertandingan. tercatat bahwa sepanjang musim ini Anthony Martial telah menciptakan 9 gol dalam 30 pertandingan yang dijalaninya bersama dengan Manchester United.

Alexandre Lacazette juga merupakan nama yang tercoret dari daftar pemain timnas Perancis di Piala Dunia 2018 ini. pemain yang cukup kompeten saat bermain bersama dengan Arsenal ini harus menelan kekecewaan karena tidak bisa ikut memperkuat timnas negaranya. meski punya prestasi yang cukup baik pada musim ini namun hal tersebut tidak membuatnya masuk dalam daftar pemain timnas Perancis. tercatat ia berhasil menyumbangkan 8 gol dalam 10 pertandingan yang di jalaninya bersama dengan Arsenal.

Dimitri Payet tampkanya harus berduka dengan kekalahan yang di alami oleh tim Marseille saat melawan Atletico Madrid. kekalahan tersebut membuatnya cedera dan harus absen membela Timnas Perancis dalam Piala Dunia 2018.

Adrien Rabiot, gelandang dari club Paris Saint-Germain ini dipastikan tidak akan tampil bersama Perancis dalam Piala Dunia 2018. penurunam performa permainan menjadi alasan pemain tersebut tidak masuk dalam skuad pemain Timnas Perancis kali ini. selain itu juga di kabarkan bahwa Adrien Rabiot engan di minta untuk bermain di posisi gelandang bertahan dalam timnas Perancis.

Kingsley Coman, pemain asal club Bayern Munchen pada musim ini tengah cedera pada bulan Februari lalu. meskipun tengah berada dalam masa pemulihan dan di kabarkan akan segera pulih pada akhir bulan mei nanti namun perancis tampaknya tidak akan memasukkan pemain ini dalam skuad timnas perancis pada Piala Dunia 2018. Perancis di kabarkan engan mengambil resiko untuk tetap memainkan pemain tersebut di ajang Piala Dunia nanti.

Akhiri Gelar Puasa, Altetico Madrid Siap Juari Liga Europa

Parc Olympique Lyonnais, Lyon akan menjadi saksi pertandingan antara Olympique Marseille melawan Atletico Madrid pada Liga Eropa dini hari nanti. Atletico Madrid yang menjalani laga tidak mudah dengan mengalahkan Arsenal untuk bisa sampai ke babak final lebih optimis untuk menjuari Liga Europa kali ini.

Puasa Gelar sudah dialamai oleh Atletico Madrid selama dua musim. trofi terakhir yang mereka dapatkan adalah ditahun 2014 yakni Piala Super Spanyol. Altetico Madrid memang tercatat beberapa kali berhasil sampai ke babak final namun kegagalan difinal saat melawan Real madrid pada Liga Champions 2015/2016 menambah rekor puasa trofi bagi Altetico Madrid.

Hal serupa juga dialami oleh Marseille dengan menumbangkan Salzburg demi melaju ke babak final. Marseille juga dikabarkan sudah lama tidak memperoleh trofi. Coupe de la Ligue 2011/2012 adalah ajang terakhir kali yang berhasil dimenangi oleh Marseille. Hampir setengah dasawarsa mereka lalui tanpa memperoleh raihan piala.

Dari segi pengalaman maka Altetico Madrid akan jauh lebih siap sebab salah satu pemain mereka Diego Simeone, pernah menjuari Liga Europa bersama dengan Altetico Madrid pada musim 2011/2012. tambahan dukungan dari pemain lain seperti Diego Costa, Antoine Griezmann, Koke, dan Jan Oblak akan memantapkan langkah Altetico Madrid untuk mengapai juara kali ini. Meski diunggulkan alam berbagai hal namun Atletico perlu untuk waspada.

Marseille memiliki pemain hebat seperti Florian Thauvin dan Dimitri Payet. Thauvin sangat perlu untuk diwaspadai pergerakannya, dia sudah tercatat memiliki perolehan 26 gol dan 12 assist sepanjang musim ini.

Buffon Terancam Sanksi Dari UEFA

Pada saat leg kedua Juventus melawan Real Madrid di Liga Champions pekan lalu kapten juventus Gianluigi Buffon tersandung kasus akibat protes kerasnya kepada wasit Michael Oliver. Pertandingan yang di laksanakan di Santiago Bernabeu tersebut menuai berbagai kontroversi di kalangan pecinta bola internasional. Saat di leg pertama juventus mengalami kekalahan 3-0 dari real madrid dan saat leg kedua berlangsung pasukan Massimiliano Allegri mampu tampil istimewa dengan mencetakkan 3 gol ke gawang real madrid.

Dua gol yang di cetak oleh Mario Mandzukic dan satu goal sumbangan dari Blaise Matuidi membuat keunggulan real madrid pada leg pertama kandas. Keinginan untuk menang pada pertandingan tersebut berujung tragis. inseden berbuah pinalti untuk real madrid pun terjadi, saat itu Mehdi Benatia melanggar Lucas Vazquez di area terlarang dan wasit menghadiahkan pinalti untuk real madrid dan berhasil di eksekusi dengan baik oleh Cristiano Ronaldo.

Keputusan wasit Michael Oliver tersebut mendapat protes dari seluruh skuat juventus. kapten juventus Gianluigi Buffon menjadi sosok yang paling marah dengan keputusan tersebut. protes keras pun di sampaikan kepada wasit dan mendesak wasit memberikan kartu merah kepadanya. bahkan sampai akhir pertandingan Buffon masih memberikan komentar negatif terkait keputusan wasit asal inggris tersebut.

Sehubungan dengan kejadian tersebut pihak UEFA kemudian mengambil tindakan untuk memproses kiper 40 tahun itu. mereka menilai Buffon telah melanggar aturan disiplin pasal 15 sehubungan dengan protes yang di keluarkannya kepada wasit Michael Oliver. Kasus buffon tersebut akan di buka pada pengadilan tanggal 31 mei mendatang.

Simeone Siapkan Martial Guna isi Posisi Torres

Super-Atletico Madrid pada musim depan sudah tidak akan lagi di perkuat oleh penyerang plamboyang mereka Fernado Torres pada musim depan, Torres sendiri sudah mengucapkan perpisahan kepada klub dan para fans Los RojiBlancos.Nah kini Atletico sudah mulai menyiapkan calon peganti dari Torres yang tertuju kepada Anthony Martial.

Penyerang  muda milik Manchester United tersebut sedang mengalami masa sulit di Old Traford usai sering menjadai pemain cadangan dalam beberapa pertandingan terakhir yang di jalani oleh Manchester United.

Menurut media Sport O Conners, Martial telah menolak kontrak yang di sodorkan oleh management setan merah, Pemain berusia 22 tahun tersebut dikabarkan tengah mencari tujuan klub selanjutnya,dan kabarnya situasi tersebut langsung di manfaatkan oleh Atletico.

Diego Simeone kabarnya akan menggunakan Martial sebagai taktik rahasianya pada musim depan, sang pelatih ingin menduetkannya dengan Antonio Griezman dan Diego Costa di lini depan dengan skema tiga penyerang.

Namun usah Atletico untuk mendatangkan Martial tampaknya akan menemui kendala, hal itu di karenakan PSG dan Juventus juga menaruh minat kepada pemain timnas prancis tersebut.

Anthony Martial sendiri bergabung dengan the red devils pada musim 2015, ketika itu united membayar sekitar 59 juta poundsterling dari As Monaco yang menuai kontoversial, hingga sang pemain berhasil membuktikan dengan melesatkan 17 gol musim perdananya bersama manchester united.

Coutinho Pergi Liverpool Semakin Baik

Mantan Kiper Leicester City, Mark Schwarzer mengatakan jika pergi Philipe Coutinho dari Liverpool merupakan sebuah berkah yang baik, Menurutnya para penyerang liverpool saat ini bermain amat luar biasa tanpa ada coutinho.

Pemain brazil tersebut pergi meninggalkan the reds pada bulan january untuk bergabung dengan klub raksasa spanyol Barcelona, dirinya juga di beli dengan harga yang mahal mencapai 142 juta Poundsterling.

Namun, permainan Liverpool langsung menjadi amat luar biasa, dan baru baru ini,The kop berhasil mengalahkan Mancheste City di ajang liga Champions eropa dengan skor 3-0 tanpa balas.

‘’Mereka telah menunjukan kualitasnya, dan mereka juga bisa mengimbangi Manchester City. Dan pada laga kedepan mereka harus membuktikannya jika kualitas mereka benar benar nyata.’’ ucap schwarzer.

‘’Lihat para pemain mereka tengah berevolusi dengan waktu yang lama, dan di asuhan Jurgen klopp mereka semakin baik di tiap musim.’’

‘’Perginya Coutinho sendiri menjadi hal yang bagus, karena tanpa coutinho mereka bermain amat baik.’’

Kedepanya pasukan Jurgen klopp akan menghadapi pertandingan yang sulit, mereka akan menghadapi Everton di ajang liga primer inggris,dan kembali bertandang ke Etihad stadium untuk menghadapi Manchester City pada lanjutan leg kedua Liga Champions eropa.