Sassuolo Banjir Kebobolan Oleh AC Milan

Tengah malam tadi, Sassuolo baru saja menjamu AC milan ke markas besar mereka dalam ajang Liga Italia Seri A. Sassuolo yang sebelumnya cukup baik dengan catatan 4 kali menang dan 1 kali kalah saja. Malam ini, Sassuolo kembali kalah dari AC Milan. Tidak tanggung-tanggung, Sassuolo banjir kebobolan oleh AC Milan dengan skor 1-4. Berikut review pertandingan Sassuolo vs Ac Milan tengah malam tadi.

Pada babak pertama, AC Milan berhasil mempertahankan gawang mereka dari kebobolan dengan baik dan menghasilkan 1 skor. Itu artinya pada babak pertama, Sassuolo ketinggalan 1 skor dari AC Milan di babak pertama dengan skor 0-1. Pada babak kedua, AC Milan dengan Suso sebagai bintangnya malam ini mencetak 2 skor dan 1 skor oleh Castillejo. Sassuolo pada babak kedua tersebut hanya berhasil mencetak 1 skor melalui Filip di menit ke 68.

Pertandingan di babak kedua tersebut sungguh menarik dimana Sassuolo yang sebenarnya sudah bermain sangat baik namun bisa dibobol bertubi-tubi oleh AC Milan. Pada total pertandingan tersebut Sassuolo menguasai bola sebanyak 60 persen, namun kurang tajam untuk menembus pertahanan AC Milan. Sedangkan AC Milan tampaknya mudah sekali melakukan serangan balik yang berbahaya bagi Sassuolo di babak kedua tersebut.

Saat ini, Sassuolo juga masih lebih unggul dari AC Milan di papan peringkat Liga Italia Seri A. Sassuolo berada di peringkat kelima dengan perolehan 13 poin sedangkan AC Milan berada di peringkat ke 10 dengan perolehan 9 Poin. Memang AC Milan masih hanya bertanding 6 kali sedangkan Sassuolo telah bertanding 7 kali. Namun Sassuolo masih unggul 4 poin dari AC Milan saat ini.

Milan Gagal Unggul dari Empoli Di Serie A

Setelah bertanding 4 kali di Serie A dengan 1 kali menang, 2 kali seri dan 1 kali menang, Milan lagi lagi kurang apik. Milan gagal unggul dari Empoli di Serie A Italia kali ini. Pertandingan tersebut berlangsung dini hari pagi tadi di Stadium Carlo Castellani dan sudah pasti Empoli bermain sebagai tuan rumah dan AC Milan sebagai tim tamu.

Pada babak pertama, AC Milan sempat unggul dari Empoli berkat gol bunuh diri oleh Leonardo Capezzi pada menit ke 10. Hal tersebut tidak lain adalah hasil dari gempuran nafas pertama dari tim inti AC Milan ke lini pertahanan Empoli. Namun gol bunuh diri tersebut memang adalah hanya sedikit benturan dari tembakan keras dari Lucas Biglia. Setelah gol bunuh diri tersebut, AC Milan juga sempat membahayakan gawang Empoli namun berhasil ditahan oleh Terracciano. Oleh karena itu, babak pertama AC Milan hanya unggul 1-0 dari Empoli.

Pada babak kedua, Emiliano Romagnoli melakukan kesalahan di area penalti, alhasil Empoli mendapatkan kesempatan untuk eksekusi penalti. Penalti tersbeut berhasil di eksekusi dengan baik ke gawang Milan oleh Francesco Caputo di menit ke 71. Setelah keadaan seimbang, AC Milan kembali dengan gempuran-gempuran ganas mereka namun kembali 1 tembakan berhasil ditahan oleh Terracciano di penghujung pertandingan. Hal tersebut membuat Milan gagal unggul dari Empoli di ajang Serie A pagi tersebut.

Namun dari statistik keseluruhan pertandingan, sebenarnya AC Milan sudah tampil apik dalam pertandingan tersebut. AC Milan lebih mendominasi penguasaan bola dan lebih sering membangun serangan daripada Empoli. Dari keseluruhan pertandingan, AC Milan telah melakukan 24 percobaan tembakan, sedangkan Empoli hanya berhasil 3 kali tembakan saja.

RONALDO TAK JAMIN TIM NYONYA TUA BISA MENJUARAI LIGA CHAMPION

pemain legenda dari brazil “RONALDO” memeberihkan pujian kepada juventus di karenkan tim nyonya tua ini sukses menarik cristian ronaldo dari real madrid ke tim nya namun dengan kehadiran pemain yang ber paspor portugal ini tidak dapat menjamin bahwa mereka akan sukses bisa meraih liga champions 2018-2019 .
pemain yang berusia 33 tahun ini meninggalkan real madrid dan bermain dengan juventus di liga seria A pemain ini ” cristian ronaldo” di adopsi juventus dengan harga 100juta euro dan juventus berharap besar bahwa cristian ronaldo dapat mengantarkan tim juventus unutk meraih trofi champion pada 2018-2019 ini namun pemain legenda asal brazil ini menagatakan bahwa cristin ronaldo saja tidak cukup unutk membawa tim ini menajdi juara eropa , ronaldo yang sebelum nya sudah mempersembahkan empat trofi liga champion untuk real madrid dan tiga di antaranya mendapatkan secara beruntun.
legenda dari brazil atau mantan pemain inter milan juga mengungkapakan bahwa juventus memang tim yang sangat kuat karna tim ini telah mencapai final liga champion unutuk kedua kali nya dan kali ini di tambah lagi bergabung nya salah satu pemain terbaik di dunia namun apaka dengan mengadopsi cristian ronaldo akan otomatis membuat juventus menjuari liga champions? menurut saya mungkin saja bisa namun para pemain harus bermain dengan sekuat tenaga agar bisa menjuarai liga champions 2018-2019 ini.

Antonio Conte Diincar AC Milan

Permata di bawa sampai ke ujung dunia akan tetap berlian, batu akan tetap batu. Hal tersebut sudah terbukti oleh banyak maestro-maestro, hal itu pun tak terlepas dari Sang Maestro Antonio Conte. Kabarnya setelah sang maestro ini lepas dari pelayanannya terhadap klub sepak bola Chelsea, Antonio Conte diincar oleh klub sepak bola lainnya. Pelatih sepak bola berusia 48 tahun ini tampak tidak tertekan setelah harus melepas Chelsea. Di wawancara-wawancaranya ia selalu mendoakan yang terbaik untuk Chelsea dan tim yang dulu bekerja sama dengannya.

Posisi Antonio Conte sebelumnya sebagai pelatih dari klub Chelsea telah digantikan oleh Maurizio Sarri. Dan dikabarkan bahwa pelatih yang berasal dari Italia ini sedang di incar oleh Klub sepak bola ternama AC Milan. Sebelumnya tim dari klub AC Milan berada dibawah pelatihan dari Gennaro Gattuso. Selain itu, dikabarkan juga bahwa penyerang Chelsea Alvaro Morata karena performanya yang buruk akhir-akhir ini di Chelsea setelah lepasnya Antonio Conte dari Chelsea.

Penggantian pelatih dari AC milan dirumorkan karena gagalnya Gennaro Gattuso dalam memimpin AC Milan pada Liga Champions, Serie A, dan jauh jika dibandingkan dengan Juventus. Oleh karena itu, Antonio Conte yang memang sedang tersedia pelayanannya diincar oleh AC Milan. Waktu yang sangat tepat sekali bagi AC Milan yang sedang mencari pelatih yang baru. Di saat sang maestro baru saja melepas kontrak lamanya.

Perancis Umumkan Skuad Terbaiknya Jelang Piala Dunia 2018

 

Perancis salah satu jagoan di Piala Dunia 2018 sudah mengumumkan pemain yang akan masuk dalam Skuad Timnasnya. Beberapa pemain terbaik justru tidak akan mengisi skuad Perancis tersebut.

Anthony Martial merupakan salah satu pemain yang tidak akan ikut memperkuat Skuad Timnas Perancis pada Piala Dunia 2018 kali ini. Pemain yang membela tim Manchester United ini punya penampilan yang baik di musim ini. Gol yang di ciptakannya kerap kali membawa Tim setan merah memenangkan pertandingan. tercatat bahwa sepanjang musim ini Anthony Martial telah menciptakan 9 gol dalam 30 pertandingan yang dijalaninya bersama dengan Manchester United.

Alexandre Lacazette juga merupakan nama yang tercoret dari daftar pemain timnas Perancis di Piala Dunia 2018 ini. pemain yang cukup kompeten saat bermain bersama dengan Arsenal ini harus menelan kekecewaan karena tidak bisa ikut memperkuat timnas negaranya. meski punya prestasi yang cukup baik pada musim ini namun hal tersebut tidak membuatnya masuk dalam daftar pemain timnas Perancis. tercatat ia berhasil menyumbangkan 8 gol dalam 10 pertandingan yang di jalaninya bersama dengan Arsenal.

Dimitri Payet tampkanya harus berduka dengan kekalahan yang di alami oleh tim Marseille saat melawan Atletico Madrid. kekalahan tersebut membuatnya cedera dan harus absen membela Timnas Perancis dalam Piala Dunia 2018.

Adrien Rabiot, gelandang dari club Paris Saint-Germain ini dipastikan tidak akan tampil bersama Perancis dalam Piala Dunia 2018. penurunam performa permainan menjadi alasan pemain tersebut tidak masuk dalam skuad pemain Timnas Perancis kali ini. selain itu juga di kabarkan bahwa Adrien Rabiot engan di minta untuk bermain di posisi gelandang bertahan dalam timnas Perancis.

Kingsley Coman, pemain asal club Bayern Munchen pada musim ini tengah cedera pada bulan Februari lalu. meskipun tengah berada dalam masa pemulihan dan di kabarkan akan segera pulih pada akhir bulan mei nanti namun perancis tampaknya tidak akan memasukkan pemain ini dalam skuad timnas perancis pada Piala Dunia 2018. Perancis di kabarkan engan mengambil resiko untuk tetap memainkan pemain tersebut di ajang Piala Dunia nanti.

Dybala Mungkin Akan Pindah Ke MU

Dari rumor yang beredar bahwa Juventus akan menjual Dybala dan Gonzalo Higuain pada bursa transfer musim panas nanti. Salah satu pihak yang mungkin membeli salah satu pemain Juventus tersebut adalah tim setan merah. Jose Mourinho di yakini akan tertarik dengan Dybala jika pada bursa transfer musim panas nanti nama tersebut tercetak dalam daftar transfer pemain.

Bukan hal yang tidak mungkin bagi tim setan merah untuk mendatangkan pemain tersebut pasalnya dalam kubu tim setan merah terendus kabar bahwa Anthony Martial kurang kerasan di dalam tim setan merah pasalnya ia jarang di tampilkan dalam setiap pertandingan yang berlangsung.

Anthony Martial terkenal dengan penampilannya yang germilang pada musim ini. saat comeback melawan pasukan pep guardiola dia merupakan salah satu pemain yang bersinar. penampilannya bersama dengan paul pogba sangat memukau perhatian publik saat itu. Jika setan merah harus kehilangan Martial pada musim transfer nanti mungkin Dybala akan menjadi salah satu pemain yang masuk dalam daftar buruan pemain jose Mourinho.

Salah satu tim Raksasa perancis yakni PSG juga di kabarkan akan meramaikan pembelian Dybala pada musim bursa transfer musim panas nanti jika Juventus benar benar akan melepas pemain tersebut. harga 140 juta euro di sebut sebut sebagai persyaratan untuk melepaskan pemain tersebut. Harga yang mungkin setimpal untuk pemain sekelas Dybala.

Juventus di isukan mungkin akan lebih memilih untuk menjual Gonzalo Higuain dari pada dybala pasalnya umur dari Higuain sudah tidak muda lagi sedangkan dybala masih tergolong dalam usia muda yakni 24 tahun.

Buffon Terancam Sanksi Dari UEFA

Pada saat leg kedua Juventus melawan Real Madrid di Liga Champions pekan lalu kapten juventus Gianluigi Buffon tersandung kasus akibat protes kerasnya kepada wasit Michael Oliver. Pertandingan yang di laksanakan di Santiago Bernabeu tersebut menuai berbagai kontroversi di kalangan pecinta bola internasional. Saat di leg pertama juventus mengalami kekalahan 3-0 dari real madrid dan saat leg kedua berlangsung pasukan Massimiliano Allegri mampu tampil istimewa dengan mencetakkan 3 gol ke gawang real madrid.

Dua gol yang di cetak oleh Mario Mandzukic dan satu goal sumbangan dari Blaise Matuidi membuat keunggulan real madrid pada leg pertama kandas. Keinginan untuk menang pada pertandingan tersebut berujung tragis. inseden berbuah pinalti untuk real madrid pun terjadi, saat itu Mehdi Benatia melanggar Lucas Vazquez di area terlarang dan wasit menghadiahkan pinalti untuk real madrid dan berhasil di eksekusi dengan baik oleh Cristiano Ronaldo.

Keputusan wasit Michael Oliver tersebut mendapat protes dari seluruh skuat juventus. kapten juventus Gianluigi Buffon menjadi sosok yang paling marah dengan keputusan tersebut. protes keras pun di sampaikan kepada wasit dan mendesak wasit memberikan kartu merah kepadanya. bahkan sampai akhir pertandingan Buffon masih memberikan komentar negatif terkait keputusan wasit asal inggris tersebut.

Sehubungan dengan kejadian tersebut pihak UEFA kemudian mengambil tindakan untuk memproses kiper 40 tahun itu. mereka menilai Buffon telah melanggar aturan disiplin pasal 15 sehubungan dengan protes yang di keluarkannya kepada wasit Michael Oliver. Kasus buffon tersebut akan di buka pada pengadilan tanggal 31 mei mendatang.

Allegri Tegaskan Sekali Lagi Jika Dirinya Tidak Tertarik Untuk Melatih Arsenal

Bola-Pelatih Juventus Massimilliano Allegeri langsung mengklarifikasi berita yang menyebutkan jika dirinya akan segera mengisi posisi Arsene Wenger yang akan meninggalkan Arsenal pada musim depan. Allegri sendiri mengatakan jika dirinya akan tetap bertahan di Juventus seperti keputusan yang di lakukan pada musim lalu.

Arsenal sendiri akan segera mencari pelatih baru usai sang Profesor memutuskan untuk mengakhiri jabatan yang telah di pengang olehnya selama kurun waktu 22 tahun lamanya.

Beberapa media memberitakan jika pelatih Juventus Massimiliano Allegeri adalah calon yang tepat untuk menggantikan Arsene Wenger, hal itu di karenakan berbagai prestasi yang telah di berikan oleh pria asal Italia tersebut, Seperti Lima gelar Serie A dan dua kali melaju ke partai Final Liga Champions Eropa dalam kurun wakru tiga tahun hal tersebut pun menjadi pertimbangan bagi para Management Arsenal.

Mantan pelatih Ac Milan tersebut masih memiliki sisa kontrak bersama Juventus yang akan habis hingga 2020 yang akan datang,dan Allegri menegaskan tidak akan meninggalkan Juventus demi melatih Arsenal yang terus di kait kaitkan dengannya.

‘’Saya telah memutuskan masa depan saya satu tahun yang lalu.’’ungkap Allegri kepada Tutosport.

Tidak hanya Allegri yang kabarnya masuk Daftar buruan Management Arsenal, nama nama seperti Mikel Arteta, Patrice Viera juga masuk dalam kandidat tersebut. Namun ada dua sosok yang kabarnya menjadi calon pengganti yang tepat, Luis Enrique  mantan pelatih Barcelona yang pernah membawa Barca meraih Tribele pada 2015 yang lalu dan nama terakhir adalah Carlo Ancelotti yang pernah membawa Real Madrid meraih Trofi Ladecima pertama mereka pada 2014 yang lalu.

Buffon Ungkap Jika Dirinya Mungkin Akan Melakukan Hal Yang Sama Seperti Di Lakukan Oleh Zidane

Sepak Bola Eropa-Kiper Juventus Gianluggi Buffon mengatakan jika dirinya tidak begitu mengetahui gambaran pada masa depanya setelah mereka harus tersingkit di ajang liga champions eropa, dengan sangat dramatis, Juventus sudah berhasil melakukan comeback luar biasanya dengan menang pada leg kedua di santiago bernabeu dengan skor 3-0 yang membuat aggregat imbang 3-3 yang pada pertemuan leg pertama mereka harus kalah 3-0 di kandang sendiri, namun pada menit 91’’+3 Madrid harus mendapatkan hadia penalti usah lucas valquest besentuhan dengan Mehdi Benattia hingga terjatuh, Ronaldo yang menjadi eksekusi pun langsung tidak mensiah siahkan kesempatan tersebut.

Buffon sendiri kala itu langsung memprotes wasit Michale Oliver yang memberikan penalti kontroversial untuk madrid, sehingga kiper flamboyan tersebut harus mendapatkan kartu merah dan ia pun teringat dengan kejadian yang menimpa zidane pada piala dunia 2006 yang lalu, ketika itu ZIdane bersama timnas Prancis harus menghadapi Italia di Final hingga ada insiden kecil yang terjadi antara Zidane dan Marco Matterasi, Zidane saat itu langsung menanduk Materazzi hingg terjatuh yang membuat dirinya langsung di keluarkan pada pertandingan tersebut, dan langung memutuskan pensiun dalam dunia sepak bola.

Mengingat hal tersebut Buffon pun mengatakan jika dirinya memiliki keadaaan yang hampir sama dengan Zidane, dan kabarnya memiliki rencana untuk pensiun pada musim depan.

‘’Saya jelas punya tujuan, tapi tidak ada yang tahu akan hal itu.Saya mungkin akan mengakhiri karier saya dengan melakukan tandukan seperti yang di lakukan Zidane pada masa lampau.’’

‘’Saya bisa mengatahui apa yang saya rasakan, saya akan memutuskan dalam segera.’’ucapnya.

Conte Di Pecat Allegri Siap Siap

Allinatore Juventus Massimilliano Allegri tengah di rumourkan tengah menunggu pemecatan antonio conte di chelsea, Allegri dinilai ingin melatih chelsea pada musim depan. Rumour pemecatan conte sendiri terdengar kencang dalam beberapa pekan terakhir ini, hal ini menyusul hasil negatif yang sering diraih oleh klub.

Hal ini bisa saja di benarkan,karena melihat hubungan yang buruk terjadi dengan management chelsea pada awal musim yang di karenakan kebijakan transfer chelsea yang tidak memuaskan sang pelatih, Ternyata kecewanya conte membuat dirinya langsung memberikan kritikan terbuka untuk management chelsea, bahkan berulang kali pelatih asal italia melemparkan kritikanya di depan media.


Ditulis media The Sun,  Pihak chelsea kabarnya tengah melakukan rapat dengan Roman Abrahmovic guna menentukan nasib conte selanjutnya.Hasil rapat yang tersebar tersebut di kabarkan untuk memastikan jika chelsea gagal lolos pada ajang liga champions eropa pada musim depan, maka Karier conte akan segera tamat.

Dan menurut laporan yang beredar  italia, pelatih juventus Massimilliano Allegri mulai mengincar posisi tesebut.Hal itu bermula saat dirinya memberikan statment kepada salah satu media italia, jika dirinya tidak akan melatih juventus lagi dalam beberapa musim kedepan, dirinya juga menambahkan tertarik untuk melatih di luar italia.

Akan tetapi Massimilliano Allegri sendiri  bukanlah pelatih yang mengincar jabatan pelatih di chelsea, Mantan bos Barcelona Luis Enrique kabarnya juga mengincar jabatan pelatih The Blues.