Allegri Tanggapi Dengan Tegas Kasus Rasisme!

Bos Juventus, Massimiliano Allegri turut sedih dengan masalah soal rasisme yang baru-baru ini terjadi dan menimpa seorang pemain di klub saingan mereka Napoli. Melihat kasus ini tentunya membuat seluruh Italia heboh dan banyak adu mulut yang terjadi di luar sana, tetapi Allegri lebih mengharapkan kepada setiap orang lebih banyak berbuat daripada sekedar berbicara dengan mulut saja yang mungkin bisa memicu timbulnya masalah lain.

Seperti berita yang tersebar di media sosial bek dari klub Napoli yaitu Kalidou Koulibaly harus mengalami situasi tidak menyenangkan saat membela timnya menghadapi Inter Milan di pekan ke-19 lalu kompetisi Serie A. Kala pertandingan tersebut pemain kelahiran Prancis ini terus mendapat sebuah ejekan yang mengandung rasisme tentunya karena perbedaan kulitnya melalui sejumlah fans dari kubu lawan.

Alhasil setelah hal itu bocor dan terlihat oleh pihak lain semakin memicu timbulnya kerusuhan yang membuat pihak FIGC terpaksa menghentikan jalannya pertandingan tersebut untuk sementara dengan tujuan menghindari situasi lebih buruk terjadi.

Melihat perlakuan yang tidak menyenangkan terhadap pemain sepak bola seperti ini, Allegri mengharapkan langkah pencegahan dari sekarang agar tidak terulang kembali di masa mendatang karena bukan sekali ini saja kasus tersebut terjadi tetapi sudah sering ditemukan hal yang sama seperti tindakan rasisme ini. Bagi Allegri kini tingkat edukasi di dunia masyarakat semakin menurun dan rasa hormat pun sudah semakin jarang diterapkan, maka sosok pelatih ini mengajak untuk berbuat lebih banyak dari sekarang daripada sekedar memperbincangkan masalah ini.

Tim Nyonya Tua Siap Kehilangan 2 Pemainnya!

Tim wakil Italia, Juventus kabarnya akan mengalami kerugian pada bulan Januari di sesi bursa transfer yang akan datang sebentar lagi pasalnya 2 pemainnya akan segera meninggalkan Allianz Stadium. Nama pemain tersebut adalah Leonardo Spinazzola dengan Moise Kean yang merupakan pemain posisi bek sayap dengan penyerang.

Memang benar bahwa kedua pemain ini tidak terlalu menonjol dalam klubnya dan sering sekali tidak menjadi opsi sang pelatih Massimiliano Allegri untuk dimainkan dalam kompetisi musim ini. Sosok pelatih kelahiran Livorno ini lebih suka memainkan pemain berkualitasnya dalam timnya yang memang sudah sangat banyak daripada mengharapkan pemain muda layaknya Kean.

Meskipun mereka berdua merupakan aset dari tim Bianconeri tetapi kesempatan bermain yang sedikit membuat sebuah kondisi mereka harus masuk dalam bursa transfer mendatang. Menurut informasi sudah ada beberapa klub yang tertarik untuk menggunakan jasa pemain tersebut yaitu Kean berkemungkinan dibeli oleh klub sebelah Bologna, kabarnya syarat untuk mendapatkannya tidak begitu mudah karena sepertinya tim juara bertahan ini masih berniat mempertahankannya.

Beralih ke Spinazzola sendiri yang sepertinya dilirik oleh 2 klub saat ini dan apabila ada klub yang ingin menghadirkan pemain berusia 25 tahun ini ke klubnya syaratnya juga lebih mudah dibandingkan Kean. Spinazzola memang jarang tampil belakangan ini karena harus mengalami cedera saat membela klub Atalanta dengan status pinjaman sebelumnya meski kini sudah dinyatakan pulih tetapi penampilan selanjutnya mungkin tidak bersama dengan Juventus lagi melainkan klub yang berniat dengannya.

Liverpool Pastikan Gelar Juara Setelah Mengalahkan Newcastle 4-0!

Tidak menurunkan level permainannya sama sekali melainkan tampil buas di setiap pertandingannya, Liverpool kembali sukses membantai tamu mereka di pekan ke-19 saat menghadapi Newcastle United dengan skor akhir 4-0 yang diselenggarakan di Stadium Anfield.

Pada pertandingan ini anak buah dari sosok pelatih Jurgen Klopp sukses menjebol gawang lawan tanpa kesulitan sama sekali dan berikut adalah nama para pencetak gol pada laga tersebut, Dejan Lovren, Mohamed Salah, Xherdan Shaqiri serta Fabinho.

Kemenangan manis ini merupakan bukti kuat kepada seluruh penggemar sepak bola di dunia bahwasannya merekalah yang akan lolos sebagai peraih gelar juara Premier League di musim ini. Kini tim berjuluk The Red ini sudah mengemas sebanyak 51 poin sebagai pemuncak papan klasemen sementara EPL dan memangkas jarak sebanyak 6 angka dari Tottenham Hotspur di posisi yang kedua dimana tim tersebut juga sukses menggeser Manchester City.

Pada pertandingan menjamu Newcastle berlangsung dengan tensi tinggi begitu peluit pertandingan dimulai dibunyikan, dan disitu pelatih Liverpool Klopp tampaknya memainkan skema menyerang habis-habisan pada menit awal, meski begitu peluang banyak terbuang dan tidak menghasilkan gol sampai pada menit ke-11 Lovren menjadi sosok yang mensukseskan strategi tersebut dengan golnya setelah mendapat umpan crossing yang bagus dari Lascelles.

Tidak ada gol tercipta kembali sampai babak pertama berakhir dan satu-satunya gol yang terjadi adalah berkat tembakan langsung Lovren yang tidak dapat dihalau sang kiper Martin Dubravka.

MU Adalah Tim Yang Bermain Menyerang Bagi Gunnar!

Pelatih penganti Manchester United, Ola Gunnar Soklskjaer mengutarakan bahwa sistem bermain menyerang adalah sebuah sifat alami dari klub setan merah sejak awal berdiri dan ini harus menjadi tradisi penting yang harus diterapkan dalam klub setan merah untuk sekarang ini.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya kepada dunia sepak bola bahwa saat ini sosok Solksjaer memang ditunjuk sebagai pelatih baru dari Manchester United untuk sekarang, pasalnya mereka sudah resmi memecat manager sebelumnya yaitu Jose Mourinho.

Memang benar melihat situasinya sosok pria 43 tahun ini ditunjuk sebagai manager sementara saja untuk mengisi kekosongan bangku pelatih, selagi Manchester United masih mencari pelatih yang baru siapa yang menyangka Solksjaer di laga debutnya waktu lalu sukses membawa kemenangan telak 5-1 menghadapi Cardiff City dan tentunya hasil tersebut mengejutkan karena seperti pertanda kebangkitan klub yang pernah jaya dimasanya dulu.

Pada pertandingan pekan kemarin tersebut sosok Solksjaer dinilai memainkan skema permainan menyerang dan itu diklaimnya merupakan saran dari salah satu legenda pemain setan merah yaitu Wayne Rooney dimana eks bintang MU tersebut mengutarakan gaya permainan tersebut adalah sosok MU sebenarnya.

Tidak lama setelah mendapat saran tersebut, Solksjaer menerima masukkan tersebut dengan baik dan menerapkannya kedalam tim dengan baik alhasil berakhir cukup memuaskan untuk banyak pihak. Terlebih banyak pihak yang berpendapat Solksjaer melatih tim dengan cara yang sama dengan legenda MU yaitu Sir Alex Ferguson, melihat hasil pelatihan baru dari Solksjaer belum diketahui klub MU akan tetap mempertahankan posisinya saat ini atau tidak.

Sarri: Chelsea Anggap Musim Ini Sebagai Pembelajaran!

Maurizio Sarri yang berperan sebagai manager baru tim raksasa Inggris yaitu Chelsea, mengutarakan pendapat dan perasaannya secara realistis dimana timnya mengaku mustahil sudah meraih gelar di musim ini pada kompetisi EPL.

Sarri berpendapat pada awal musimnya tim asuhannya tersebut sudah bermain baik layaknya sebagai tim yang pernah menjajah posisi juara di musim-musim sebelumnya, hal itu terbukti melalui 12 kemenangan yang diraih tanpa masalah dan rekor tersebut diputus oleh pesaingnya Tottenham Hotspur di bulan November lalu.

Tidak lama setelah itu permainan kembali menurun yang dibuktikan oleh 2 kekalahan kembali saat bertandang ke markas Wolverhampton kemudian dibantai juga di kandang sendiri oleh tim lawan Leicester City. Bagi Sarri ini sudah cukup membuktikan bahwa timnya memang tidak konsisten bisa meraih gelar, apalagi mengejar tim mereka yang berada di atas yaitu Liverpool sebagai pemuncak dan peringkat kedua diisi oleh Manchester City itu sudah mustahil.

Meski begitu Sarri tetap melanjutkan perannya sebagai pelatih dimana dia mau anak asuhnya di The Blues kembali berbenah diri dan cara yang dilakukannya saat ini adalah mengajak timnya untuk menonton kembali video kekalahan mereka terutama pada pertandingan terakhir melawan Leicester.

Sarri berharap ada hal yang bisa dipetik setelah belajar kembali dari kesalahan dan memperbaiki diri pada pertandingan selanjutnya yaitu menghadapi Watford nantinya. Sarri mengajak timnya agar tetap fokus dan tidak lengah membiarkan posisi mereka dicuri dari empat besar papan klasemen sementara.

Rooney Sadari MU Bangkit Ditangan Solskjaer!

Menang dari Cardiff City yang diadakan pada hari Minggu, 23 Desember 2018 sebelumnya di pertandingan ini seperti pertanda baru untuk Manchester United bangkit kembali dari keterpurukan. Kemenangan ini mendapat sorotan dari salah satu mantan pemain setan merah yaitu Wayne Rooney yang merasa sesuatu yang berbeda telah terjadi semenjak sang pelatih yang berubah di tangan Solskjaer saat ini.

Seperti yang kita tahu Manchester United dinilai krisis di musim ini saat berada di tangan Jose Mourinho sebelumnya dimana prestasi tidak mencapai hal yang baik dan kurang memuaskan berbeda dengan 2 musim sebelumnya saat pelatih asal Portugal itu didatangkan.

Alhasil pemecatan segera dilakukan oleh pihak klub karena menilai tidak ingin hal yang lebih buruk terjadi, maka sebagai pelatih pengganti saat ini terpilihlah sosok Ola Gunnar Solskjaer sebagai komando sementara di United. Siapa yang menyangka begitu melancarkan pertandingan debutnya justru Gunnar mampu membuat timnya menang telak 5-1 atas Cardiff City.

Setelah diwawancarai Gunnar menyebutkan bahwa dia tidak sendiri dalam membawa Manchester United bisa menang pada laga tersebut, tetapi ini merupakan sebuah saran sebelumnya dari sosok legenda di klub ini yaitu Rooney sendiri yang menghubunginya dan menyampaikan bahwa memainkan skema menyerang dimana kemampuan utama mantan timnya tersebut.

Tidak hanya mengajarkan beberapa strategi yang menjadi andalan United semasa jayanya, tetapi Rooney juga meminta kepada Gunnar supaya membuat timnya bisa bersenang-senang tanpa harus merasa terbebani di atas lapangan karena begitulah sepak bola seharusnya.

Arsenal Tertarik Tukar Ozil Dengan Isco!

Desas-desus mulai terdengar melalui salah satu klub raksasa kota London yaitu Arsenal dimana mereka sedang mencoba untuk melakukan pertukaran pemainnya Mesut Ozil dengan pemain asal klub Real Madrid Isco.

Seperti yang diketahui saat ini Mesut Ozil adalah pemilik rekor sebagai pemain termahal saat ini di The Gunners sejak didatangkan tahun 2013 lalu, tetapi tidak memandangnya dengan status tersebut bintang sepak bola ini justru sedikit mendapat peluang bermain di lapangan oleh sang pelatih Arsenal saat ini yaitu Unai Emery.

Bagi pelatih yang memiliki kebangsaan Spanyol ini menilai permainan Ozil tidak memiliki hasil yang memuaskan untuknya saat ini dan kontribusinya sangat minim, oleh karena itu hanya ini terbaik yang bisa dilakukannya demi kepentingan klub. Meski begitu Emery masih menginginkan jasa pemain usia 30 tahun ini karena pasti ada kesempatan untuknya kembali eksis di lapangan.

Arsenal tampaknya memiliki opsi lain dimana mereka sudah siap untuk melepas pemain asal German ini apabila tawaran dilayangkan untuk mereka, dan siapa sangka juga terdapat alternatif lain untuk menukar Ozil dengan Isco dari Real Madrid yang kabarnya akan hengkang dari Santiago Bernabeu dalam waktu dekat ini.

Menurut kabar Isco juga tengah memiliki nasib yang sama dengan Ozil dimana sering dicadangkan dan kesempatan bermain begitu sedikit, kemudian pemain usia 26 tahun tersebut tidak toleran dengan situasi tersebut dan mengambil keputusan untuk meninggalkan klub tersebut segera.

Ronaldo Kartu As Allegri Saat Lawan Roma!

Bintang sepak bola Cristiano Ronaldo saat ini masih selalu menjadi yang utama bagi bos klub Juventus yaitu Massimiliano Allegri, penyerang asal Portugal ini tampaknya belum boleh santai di klub tersebut sejak kedatangannya di bulan Agustus sebelumnya dan sosok ini masih diandalkan sebagai mesin cetak gol bahkan sampai sekarang.

Performa Ronaldo sebagai pemain kelas dunia memang tidak bisa diremehkan lagi dan patut diancungkan jempol, karena selama 21 laga permainan yang dilakoninya bersama klub Nyonya Tua pemain berusia 33 tahun mampu bermain baik selama 90 menit.

Seharusnya untuk pemain sepak bola dinilai wajar mengalami penurunan fisik di usia tersebut apalagi untuk sampai di penghujung kompetisi liga itu kerap terjadi di seluruh klub sepak bola. Namun penilaian berbeda untuk Ronaldo karena sering dimainkan adaptasinya begitu cepat dan bahkan dia pantas disebut pemain yang cepat bertumbuh, bahkan dia mampu menorehkan 12 gol sampai sekarang sudah merupakan pencapaian menarik.

Melihat hal ini orang menilai bahwa sang pelatih terbukti sangat mengandalkan pemainnya tersebut, dan ini juga diutarakan langsung oleh Allegri dalam konferensi pers untuk pertandingan selanjutnya saat menghadapi AS Roma nanti.

Di sesi tanya jawab pelatih usia 51 tahun ini sudah menyebutkan bahwa Ronaldo akan tampil di menit awal, dan sepertinya strategi menyerang habis-habisan akan dilakukan pada laga tersebut sebagai perkiraan.

Zidane Punya Minat Latih MU!

Klub EPL yaitu Manchester United tampaknya harus bersuka cita saat ini pasalnya dalam list perburuan untuk manager baru mereka kini tercantum nama dari salah satu legenda sepak bola yaitu Zinedine Zidane yang mungkin saja bersedia menahkodai klub setan merah tersebut musim panas nanti.

Seperti berita yang sudah resmi diumumkan beberapa waktu lalu bahwa Manchester United telah resmi memecat manager mereka Jose Mourinho dan kini sebagai pengganti posisi tersebut diisi oleh sosok Ole Gunnar yang tentunya tidak akan permanen menjabat sebagai pelatih di Old Trafford.

Gagalnya sosok Mourinho di musim ini untuk membawa MU mencapai prestasi yang baik dianggap tidak toleran lagi oleh pihak klub dan perubahan perlu dilakukan secepatnya dimana pergantian sang komando terlebih dulu.

Kini usaha besar telah dilakukan untuk menjalin komunikasi dengan pelatih Zidane agar mau melatih Manchester United, dan tampaknya United juga memiliki harapan besar karena eks pelatih Real Madrid itu juga memiliki ketertarikan dengan klub mereka.

Zidane mengakui bahwa dia sangat antusias untuk bisa berkompetisi sebagai pelatih di Liga Inggris yang tentunya merupakan kontes paling terbaik di dunia tersebut, menurut catatan semasa Zidane masih berposisi sebagai pemain terbaik di dunia tetapi tidak ada karirnya yang bermain di Premier League serta ini kesempatan bagus dan harus dipertimbangkan dengan baik olehnya.

Diego Simeone Jadi Calon Pelatih MU!

Dunia sepakbola kembali dihebohkan beberapa waktu lalu dengan pemecatan salah satu pelatih terbaik dunia yaitu Jose Mourinho yang sedang melatih klub besar Inggris, Manchester United. Keputusan tersebut diresmikan oleh pihak klub tersebut karena tidak bisa mentoleransi kembali prestasi buruk yang menempa klub tersebut di musim ini.

Tentunya dengan keluarnya sang manager akan menjadi waktu perburuan kembali bagi setan merah untuk mencari jasa baru yang mau mengkomandoi klub tersebut dan saat ini berbagai calon pelatih sudah terdengar di media sosial sekarang, salah satunya adalah Diego Simeone.

Seperti yang diketahui sebagai pengganti Ole Gunnar Solskjaer akan berperan sementara untuk melatih Manchester United agar klub tetap beraktivitas seperti biasa dan dapat dipastikan itu tidak bersifat permanen karena klub MU membutuhkan waktu sampai mendatangkan kembali manager yang berkompeten bisa dipastikan sampai musim panas nanti.

Sudah ada beberapa nama yang dimasukkan sebagai calon pelatih baru dan didalam list tersebut ada nama Diego Simeone, tentunya kita tahu potensi besar yang ada pada sosok pria asal Argentina ini karena sering sekali melatih klub besar Eropa hingga sekarang dan yang terbilang sukses saat melatih Atletico Madrid karena sering mendominasi 2 klub raksasa di Liga Spanyol tersebut yaitu Barcelona dan Real Madrid pada tahun 2014 lalu.

Tidak hanya mampu bersaing baik di La Liga tetapi Diego Simeone juga mampu membawa timnya selalu menembus kompetisi Liga Champions setiap musim dan ini merupakan catatan plus bagi pelatih ini dan masih diperhitungkan layak untuk mengatur klub Manchester United.